Hubungan Putus Sambung, Apa Saja Sebabnya?

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan putus. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan putus. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak pasangan sering terjebak dalam hubungan hingga harus putus sambung. Terkadang, dalam fase tersebut Anda juga ragu apakah akan meninggalkannya dan seringkali teringat mengapa tidak bisa bersamanya.

    Jika terus terjebak dalam fase ini, hubungan akan semakin beracun dan dapat mengganggu. Oleh karena itu, Anda harus bisa berpikir dengan jernih dan melihat kembali dari apa yang dialami atau dilihat dari hubungan bersama dengan pasangan. Untuk lebih lengkapnya, berikut 10 alasan yang dilansir dari Bolde, yang dapat menyebabkan maju mundur dalam hubungan.

    Tidak siap pergi
    Mungkin Anda telah memberitahu pasangan tidak akan kembali padanya. Namun, Anda mungkin merasa belum sepenuhnya siap dengan mengingat beberapa alasan yang baik.

    Terjebak pada momen yang indah
    Sangat mudah untuk kembali padanya ketika berbagai kenangan indah terlintas. Anda akan mengabaikan semua alasan dan memutuskan untuk pergi serta berpotensi kembali pada hubungan cinta yang tidak memuaskan dan tidak seperti yang seharusnya

    Melihatnya hanya dari satu sisi saja
    Mungkin Anda hanya melihatnya dari sisi positif dan mengabaikan sifat negatif yang menyebabkan sering bertengkar. Hal ini sebenarnya baik namun dapat menyebabkan Anda merasa takut untuk kehilangannya.

    Takut melajang
    Jika akan memutuskan hubungan dengan pasangan untuk selamanya, maka Anda mungkin takut melajang selamanya. Hal ini wajar terutama jika telah lama menjalani hubungan. Namun, bukan berarti alasan ini bikin terjebak dalam hubungan yang tidak pasti.

    Takut apa yang dilakukan sia-sia
    Walaupun tidak mengubah pasangan menjadi sosok yang lebih baik, Anda pasti berperan dalam perubahan di dalam dirinya. Mungkin Anda akan merasa sia-sia jika putus darinya. Namun, pastikan kembali apakah pasangan benar-benar tepat.

    Merasa sangat nyaman
    Anda mungkin merasa hubungan ini nyaman, jauh lebih nyaman daripada harus bertemu orang baru dan memulai semuanya dari awal. Namun, apakah alasan ini terus menjadi hal baik untuk tetap dijalankan pada hubungan yang terkadang membuat ragu?

    Tidak bisa hidup tanpanya
    Anda mungkin merasa takut jika tidak hidup bersamanya. Tapi, di lain sisi kenyataannya Anda juga tidak bisa hidup bersamanya sehingga sering putus cinta ataupun bertengkar.

    Bukan orang yang mudah menyerah
    Meskipun hal ini bagus, hal ini tidak selamanya berhasil terutama jika dirinya juga tidak melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan. Terkadang, kebenaran adalah hubungan tidak layak diperjuangkan meskipun itu adalah bagian besar dari hidup.

    Terjebak dalam kehidupan pasangan
    Mungkin Anda dan pasangan saling mengenal teman atau bagian besar dari keluarga sehingga mengakhiri hubungan dengan mereka untuk selamanya membuat khawatir untuk saling meninggalkan. Namun, jangan biarkan hal ini mencegah Anda mengejar masa depan yang lebih cerah dan bahagia.

    Tidak ingin mengakhiri tujuan hubungan
    Mungkin Anda memiliki rencana untuk menikmati masa depan yang menyenangkan dan bahagia bersama pasangan dan belum menyerah untuk itu. Namun, Anda harus meluangkan waktu dan pikiran untuk mengetahui bagaimana hubungan cinta ke depannya. Apa yang dipikirkan dan yang terjadi sering dapat berbeda.

    Baca juga: Ciri Pasangan yang Egois, Jangan Didiamkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.