Isu Vaksin Covid-19 Ganggu Kesuburan, Cek Faktanya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Botol kecil berlabel stiker

    Botol kecil berlabel stiker "Vaccine COVID-19" dan jarum suntik medis dalam foto ilustrasi yang diambil pada 10 April 2020. [REUTERS / Dado Ruvi]

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejak munculnya vaksin Covid-19, berbagai isu dan hoaks kerap mengiringi. Ada isu vaksin Covid-19 bisa menyebabkan gangguan kesuburan dan siklus menstruasi. Benarkah demikian?

    Dokter Adam Prabata menuturkan lebih dari 30.000 laporan gangguan menstruasi setelah vaksinasi di Inggris. Beberapa gangguan menstruasi yang dilaporkan adalah:
    -Menstruasi terlambat
    -Perdarahan dari vagina
    -Perdarahan saat menstruasi lebih banyak

    Adam menjelaskan mengapa vaksin Covid-19 diduga bisa mempengaruhi siklus menstruasi. Vaksin Covid-19 menstimulasi sistem imun di dalam tubuh. Hal ini berdampak pada dua hal, yaitu mempengaruhi hormon terkait menstruasi dan sel imun di rahim.

    “Belum ada bukti hingga saat ini bahwa vaksin Covid-19 menyebabkan gangguan menstruasi. Penelitian mengenai efek vaksin Covid-19 terhadap siklus menstruasi masih perlu ditunggu hasilnya,” katanya.

    Adam menambahkan pengukuran kesuburan dan tingkat kehamilan tdak berbeda antara orang yang sudah dan belum divaksinasi. Dan angka kehamilan yang tidak diharapkan tidak berbeda antara orang yang sudah dan belum divaksinasi.

    Baca juga: Khasiat Buah Matoa untuk Kekebalan Tubuh dan Kesuburan Pria


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.