6 Cara Mencegah Kanker Prostat

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi kanker prostat. Shutterstock

    Ilustrasi kanker prostat. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Kanker prostat adalah kanker yang berkembang di dalam kelenjar prostat, yang umumnya ditandai dengan gangguan saat buang air kecil. Beberapa kanker prostat tumbuh dan menyebar dengan cepat, tetapi sebagian besar tumbuh lambat, menurut American Cancer Society.

    Faktanya, studi otopsi menunjukkan banyak pria yang lebih tua dan beberapa yang lebih muda yang meninggal karena penyebab lain juga menderita kanker prostat yang tidak pernah mempengaruhi mereka selama hidup. Dalam banyak kasus, baik penderita maupun dokter bahkan tidak tahu mereka mengidapnya.

    Sementara, banyak orang mungkin bertanya-tanya bagaimana cara mencegah kanker prostat, tidak ada satu cara pun untuk menghindarinya. Tetap sehat seiring bertambahnya usia atau berusaha untuk mengatasi masalah kesehatan yang ada dapat menurunkan risiko.

    Namun, seperti semua kanker, kanker prostat memiliki faktor risiko tertentu yang tidak dapat dihindari. Kanker prostat pada dasarnya adalah penyakit penuaan. Seiring bertambahnya usia, peluang terkena kanker prostat meningkat.

    Ras dan genetika juga berperan penting. Jika ayah, saudara laki-laki, atau kerabat sedarah menderita kanker prostat, kemungkinan besar Anda juga akan terkena. Mencegah mungkin sulit jika memiliki faktor risiko ini tetapi skrining dini dapat membantu memastikan jika terkena kanker, Anda dapat didiagnosis dan diobati sesegera mungkin. Melansir Johns Hopkins Medicine, berikut beberapa cara untuk mengurangi peluang terkena kanker prostat.

    Perbaiki pola makan
    Kebiasaan makan yang buruk dan pola makan yang sangat bergantung pada lemak dan protein hewani dapat menyebabkan kerusakan DNA dan menyebabkan kanker. Para peneliti tidak sepenuhnya memahami hubungan antara diet dan pencegahan kanker prostat tetapi penelitian menunjukkan kebiasaan makan tertentu dapat membantu. Anda dapat memperbaikinya dengan mengurangi asupan lemak, makan lebih banyak buah dan sayuran, mengonsumsi teh hijau dan kedelai, serta menghindari daging yang dibakar karena dapat menghasilkan senyawa kimia yang menyebabkan kanker.

    Pertahankan berat badan sehat
    Para peneliti tidak sepenuhnya memahami hubungan antara pola makan dan pencegahan kanker prostat tetapi penelitian menunjukkan kebiasaan makan tertentu dapat membantu.

    Berolahraga secara teratur
    Selain membantu mencapai berat badan yang sehat, olahraga dapat mengurangi peradangan, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, dan melawan beberapa efek kesehatan negatif dari gaya hidup yang tidak banyak bergerak, yang semuanya dapat membantu mencegah kanker.

    Berhenti merokok dan kurangi minuman beralkohol
    Berhenti merokok dapat meningkatkan kesehatan dalam banyak hal, termasuk menurunkan risiko kanker. Jika minum alkohol, lakukan dalam jumlah sedang dan tidak berlebihan. Beberapa penelitian menunjukkan anggur merah memiliki sifat antioksidan yang dapat bermanfaat bagi kesehatan.

    Penuhi asupan vitamin D
    Vitamin D dapat membantu melindungi dari kanker prostat dan banyak kondisi lain. Makanan kaya vitamin D termasuk minyak ikan kod, salmon liar, dan jamur shitake kering. Karena matahari adalah sumber vitamin D yang lebih baik dan lebih tersedia, banyak ahli merekomendasikan untuk mendapatkan 10 menit paparan sinar matahari tanpa tabir surya setiap hari. Dokter sering merekomendasikan suplemen vitamin D. Namun, Anda harus berbicara dengan dokter sebelum mengonsumsi vitamin atau suplemen apapun.

    Tetap aktif secara seksual
    Dua penelitian tampaknya menunjukkan pria yang memiliki frekuensi ejakulasi lebih tinggi dengan atau tanpa pasangan seksual memiliki kemungkinan dua pertiga lebih kecil didiagnosis kanker prostat. Studi sedang berlangsung tetapi beberapa ahli berteori ejakulasi membersihkan tubuh dari racun dan zat lain yang dapat menyebabkan peradangan.

    Baca juga: Kanker Prostat, Kenali Penyebab dan Gejala


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.