Tanda Tak Biasa Tubuh Kekurangan Vitamin C

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi vitamin C (Pixabay.com)

    Ilustrasi vitamin C (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tubuh butuh nutrisi tambahan untuk menunjang kinerja tubuh, biasa disebut vitamin. Karena tidak dapat membuat senyawa dalam jumlah besar, manusia perlu mengonsumsi vitamin secara teratur untuk mencegah kekurangan.

    Vitamin umumnya berasal dari makanan, buah-buahan, sayur-sayuran segar, serta suplemen. Ada macam-macam vitamin dan semuanya merupakan nutrisi yang penting untuk tubuh. Salah satunya adalah vitamin C.

    Ada sejumlah tanda dan gejala defisiensi jika kekurangan vitamin C. Sebagian besar terkait dengan gangguan dalam produksi kolagen atau tidak cukup mengonsumsi antioksidan. Beberapa tanda awal lain termasuk:

    -Kelelahan
    -Gusi berdarah
    -Mudah memar dan berdarah
    -Gigi tanggal
    -Sistem kekebalan yang buruk
    -Kelelahan
    -Kenaikan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
    -Nyeri sendi
    -Kulit kasar dan bergelombang

    Menurut unggahan kanal Bestie yang bertajuk ‘Vitamin C Deficiency Symptoms That Should Never Be Ignored’, kulit kasar sebenarnya salah satu gejala yang paling umum namun sering diabaikan, dilansir dari Express. Karena vitamin C atau asam askorbat dibutuhkan tubuh untuk memproduksi kolagen, kulit yang bergelombang dan rusak sering menjadi tanda awal kekurangan vitamin C. Apa saja gejala lain?

    Keratosis pilaris
    Apabila tubuh kekurangan vitamin C selama lebih dari tiga bulan, Anda mungkin bisa mengalami keratosis pilaris. Kondisi ini menimbulkan bercak kasar dan benjolan kecil seperti kulit ayam. Keratosis pilaris juga menyebabkan protein keratin menumpuk dalam pori-pori kulit. Biasanya, kondisi yang menyerupai kulit ayam ini akan terbentuk di bagian belakang lengan atas, paha, atau bokong. Namun, keratosis pilaris dapat disebabkan oleh hal lain sehingga kehadirannya tidak cukup untuk menunjukkan kekurangan vitamin C.

    Rambut di tubuh bengkok atau melingkar
    Gejala lain dari kekurangan vitamin C adalah rambut di tubuh berbentuk bengkok atau melingkar. Rambut yang tumbuh dalam bentuk bengkok atau melingkar ini terjadi karena cacat yang berkembang pada struktur protein rambut saat terbentuk. Ini adalah salah satu tanda tubuh kekurangan vitamin C. Rambut ini lebih cenderung mudah patah dan rontok. Tapi jangan khawatir karena kelainan pada rambut dapat sembuh dalam waktu satu bulan pengobatan dengan jumlah vitamin C yang cukup.

    Perdarahan perifolikular
    Selain rambut yang tumbuh dalam bentuk bengkok atau melingkar, Anda mungkin akan menjumpai folikel rambut berwarna merah cerah. Saat tubuh kekurangan vitamin C, pembuluh darah kecil di permukaan kulit menjadi rapuh dan mudah pecah. Inilah yang menyebabkan bintik-bintik kecil berwarna merah terang muncul di sekitar folikel. Komplikasi ini dikenal sebagai perdarahan perifolikular. Biasanya, dengan pemberian dosis suplemen vitamin C, kondisi ini dapat sembuh dalam waktu dua minggu.

    Kuku berbentuk sendok
    Gejala aneh lain yang menjadi tanda kekurangan vitamin C adalah kuku berbentuk sendok. Sementara mereka lebih erat terkait dengan kekurangan zat besi, kuku cekung, tipis, dan rapuh bisa menjadi tanda kekurangan vitamin. Untungnya, semua ini dapat dengan mudah disembuhkan dengan mengonsumsi vitamin C dalam jumlah yang cukup. Jadi, pastikan konsumsi cukup vitamin C.

    Baca juga: Jangan Sepelekan Belimbing Wuluh, Tak Hanya Obat Batuk Juga Antikanker


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    DKI Tutup Sementara PTM 100 Persen di Sekolah yang Terpapar Covid-19

    Pemprov DKI Jakarta menutup sejumlah sekolah yang menggelar PTM 100 persen karena terpapar Covid-19. Namun sejumlah sekolah sudah kembali berkegiatan.