Aktris Amber Heard Didiagnosis Histrionik, Begini Penjelasan dan Gejalanya

Reporter

Editor

Nurhadi

Aktor Amber Heard tiba di Fairfax County Circuit Courthouse saat kasus pencemaran nama baik yang diajukan oleh mantan suaminya Johnny Depp di Fairfax, Virginia, AS, 19 April 2022. Jim Watson/Pool via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Amber Heard dikatakan memiliki gangguan kepribadian histrionik (HPD) di pengadilan yang membahas kasusnya dengan mantan suaminya sekaligus aktor Johnny Depp. Apa itu gangguan kepribadian histrionik?

Kasus Johnny Depp dan Amber Heard berbuntut panjang. Seorang psikolog Shannon Curry yang bersaksi untuk Depp mengatakan, Amber memiliki gangguan kepribadian histrionik (HPD) dan gangguan kepribadian ambang (BPD). 

Sebelumnya, Heard telah mengungkap ke pengadilan tentang diagnosis gangguan stres pasca trauma (PTSD) yang dibuat oleh psikolog berbeda. Sementara Curry menuduh Heard melebih-lebihkan gejala PTSD-nya. Menurut dia, Heard cenderung menjadi reaktif, dramatis, tidak menentu, dan tidak dapat diprediksi sebagai akibat dari kombinasi HPD dan BPD.

“Cara mereka melihat diri mereka sendiri, melihat dunia, beroperasi di dunia, sangat kaku, ekstrim. Sampai-sampai menyebabkan banyak masalah bagi mereka di banyak bidang kehidupan,” kata direktur Mood Disorders Clinic di Johns Hopkins Bayview Medical Center, Francis Mondimore, dikutip dari The Cut, Kamis, 28 April 2022.

Histrionic personality disorder (HPD) atau gangguan kepribadian histrionik, mengutip dari laman resmi Universitas Medan Area, adalah gangguan kepribadian yang membuat penderitanya senang menjadi pusat perhatian pada level ekstrem. Istilah ‘histrionik’ memang berarti dramatis atau teatrikal.

Tak heran orang dengan penyakit ini memiliki kebutuhan selalu diperhatikan dan bisa berperilaku dramatis demi mendapatkan perhatian dari orang lain. “Gangguan kepribadian histrionik ditandai dengan kebutuhan ekstrim untuk menjadi pusat perhatian serta pengaruh yang dramatis,” lanjut Mondimore.

Gejala gangguan kepribadian histrionik termuat dalam Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental Edisi Kelima (DSM-5). Dilansir dari laman Healthline, berikut adalah gejala kepribadian histrionik menurut DSM-5:

  • Tidak nyaman dalam situasi di mana ia tidak menjadi pusat perhatian.
  • Memiliki interaksi dengan orang lain yang ditandai dengan perilaku seksual menggoda atau provokasi yang tidak pantas
  • Menampilkan ekspresi emosi yang berubah dengan cepat dan dangkal.
  • Secara konsisten menggunakan perhatian fisik untuk menarik perhatian pada diri sendiri.
  • Memiliki gaya bicara yang terlalu impresionistik dan kurang detail.
  • Menunjukkan dramatisasi diri, sandiwara, dan ekspresi emosi yang berlebihan.
  • Sugestibel, yaitu mudah dipengaruhi oleh orang lain atau keadaan.
  • Menganggap hubungan menjadi lebih intim daripada yang sebenarnya

Jika seseorang menderita HPD, kemungkinan ia juga mudah frustrasi atau bosan dengan rutinitas. Selain itu, ia juga akan membuat keputusan yang terburu-buru sebelum berpikir atau yang lebih ekstrem mengancam bunuh diri untuk mendapatkan perhatian.

AMELIA RAHIMA SARI

Baca juga: Gejala Histrionic dan Borderline Personality Disorder yang Dialami Amber Heard






Sembilan Bank Asing, Daerah, Swasta, dan Syariah Resmi Jadi Peserta BI-FAST Tahap V

58 hari lalu

Sembilan Bank Asing, Daerah, Swasta, dan Syariah Resmi Jadi Peserta BI-FAST Tahap V

Sembilan bank daerah, swasta, asing, dan bank syariah resmi menjadi peserta BI-FAST tahap V melalui Multi-tenancy Infrastruktur Sharing.


Alasan Biasa Ada Cermin dalam Lift

7 Desember 2022

Alasan Biasa Ada Cermin dalam Lift

Bukan cuma sekedar pajangan atau hiasan, ternyata penempatan cermin di dalam lift ada manfaatnya. Apa saja?


29 Bank Masuk BI Fast, Mewakili 87 Persen Sistem Pembayaran Ritel Nasional

29 November 2022

29 Bank Masuk BI Fast, Mewakili 87 Persen Sistem Pembayaran Ritel Nasional

Bank Indonesia (BI) mengumumkan ada jumlah peserta BI Fast kini bertambah sebanyak 29 bank.


Apa Itu Narsistik, dan Cara Menghilangkannya?

31 Oktober 2022

Apa Itu Narsistik, dan Cara Menghilangkannya?

Narsistik adalah suatu sifat, namun juga dapat menjadi gangguan kepribadian.


Bank DKI Catatkan Kinerja Positif, Laba Bersih Rp 726 miliar

30 Oktober 2022

Bank DKI Catatkan Kinerja Positif, Laba Bersih Rp 726 miliar

Bank DKI mencatatkan kinerja positif hingga kuartal ketiga pada 2022, menyusul membaiknya kondisi ekonomi makro di Ibu Kota.


Kepribadian Anankastik, Bagaimana Karakteristiknya?

15 Oktober 2022

Kepribadian Anankastik, Bagaimana Karakteristiknya?

Anankastik kepribadian seseorang yang menunjukkan fokus berlebihan terhadap detail, ketertiban dan aturan untuk mencapai segala kesempurnaan


Diagnosis Gangguan Kepribadian Skizoid

13 Oktober 2022

Diagnosis Gangguan Kepribadian Skizoid

Gangguan kepribadian skizoid ingin menghindari aktivitas dengan orang lain atau hubungan sosial


Gejala dan Penyebab Gangguan Kepribadian Skizoid

13 Oktober 2022

Gejala dan Penyebab Gangguan Kepribadian Skizoid

Kecenderungan gangguan kepribadian skizoid menghindari interaksi dengan orang lain


Skizoid, Kepribadian yang Tidak Suka Interaksi Sosial

11 Oktober 2022

Skizoid, Kepribadian yang Tidak Suka Interaksi Sosial

Gangguan kepribadian skizoid ketakpedulian atau menghindari interaksi sosial


Gejala Gangguan Skizotipal, Mengapa Sulit Menjalin Interaksi Sosial?

11 Oktober 2022

Gejala Gangguan Skizotipal, Mengapa Sulit Menjalin Interaksi Sosial?

Gangguan skizotipal cenderung menganggap takhayul atau pikiran paranoia secara sangat serius