Cara Bedakan Gejala-gejala Autisme dan Gangguan ADHD pada Anak

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Ilustrasi terapi untuk anak/autisme. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta -Autisme atau istilah yang umum digunakan untuk gangguan spektrum autisme merupakan masalah perkembangan di mana kemampuan bicara, perilaku, dan bersosialisasi anak terpengaruh.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sekitar satu dari 100 anak di seluruh dunia memiliki autisme. 

Kemampuan dan kebutuhan orang autis bervariasi dan dapat berkembang dari waktu ke waktu. Sementara beberapa orang dengan autisme dapat hidup mandiri, yang lain memiliki cacat parah dan memerlukan perawatan dan dukungan seumur hidup. 

Gangguan Neurobehavioural 

Sementara itu, ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) merupakan gangguan neurobehavioural dan umumnya terlihat pada anak-anak dan bertahan sampai mereka mencapai usia dewasa. Jika anak memiliki gangguan ADHD, biasanya anak akan memiliki masalah dalam memperhatikan sesuatu dan sering bertindak impulsif tanpa memperhatikan konsekuensinya. 

Kedua masalah kesehatan tersebut memang sama-sama berkaitan dengan perilaku seorang anak. Seringkali orang tua melewatkan tanda-tanda yang jelas dan berakhir pada diagnosis yang salah. 

Mengutip dari timesofindia.com terbaru, untuk membedakan anak yang menderita autis dengan ADHD dapat dilihat dari beberapa hal, diantaranya:

1. Anak autis memiliki kemampuan yang baik untuk fokus pada hal-hal yang disukainya, sedangkan penderita ADHD tidak bisa fokus.

2. Anak-anak dengan ADHD dapat berbicara tanpa henti, tetapi anak-anak yang menderita autisme akan merasa sangat sulit untuk berkomunikasi.

3. Biasanya anak ADHD cenderung menyela orang lain tanpa memperhatikan hal lain, sementara itu anak autis bahkan mungkin tidak memulai atau menanggapi percakapan.

4. Seorang anak dengan autisme menyukai pengulangan dalam hal-hal dan cara yang mereka suka, sementara seorang anak dengan ADHD mungkin tidak suka diatur karena membutuhkan konsentrasi. 

Dalam hal ini, peran orang tua sangat penting. Maka dari itu, orang tua harus lebih inklusif terhadap semua kondisi ini. Para orang tua jangan ragu untuk bertanya kepada ahlinya jika melihat perilaku abnormal pada anak seperti autisme dan gangguan impulsif. Jangan abaikan tanda-tanda seperti itu dengan menganggapnya sebagai perilaku kekanak-kanakan. 

RINDI ARISKA
Baca juga : Dampak Pencemaran Udara bagi Ibu Hamil, Sebabkan Keguguran hingga Memicu Autisme

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung.






Apraksia: Kondisi Gangguan Neurologis dan Jenis-jenisnya

10 hari lalu

Apraksia: Kondisi Gangguan Neurologis dan Jenis-jenisnya

Kondisi gangguan neurologis ini terbari dalam beberapa jenis, ,mulai dari apraksia gerak-kinetik hingga apraksia verbal.


Diagnosis Autisme Bisa Dilakukan Sejak Usia 1 Tahun, Ini Gejalanya

16 hari lalu

Diagnosis Autisme Bisa Dilakukan Sejak Usia 1 Tahun, Ini Gejalanya

Diagnosis autisme dapat dimulai sejak anak berusia setahun, bukan tiga tahun seperti pendapat sebagian orang.


Sering Mendadak Membeli Barang di Luar Kebutuhan, Apa Itu Belanja Impulsif?

41 hari lalu

Sering Mendadak Membeli Barang di Luar Kebutuhan, Apa Itu Belanja Impulsif?

Perilaku membeli produk secara seketika tanpa pertimbangan kebutuhan bisa saja menandakan belanja impulsif


5 Aktivitas Terbaik untuk Anak Hiperaktif, Bela Diri hingga Game Otak

41 hari lalu

5 Aktivitas Terbaik untuk Anak Hiperaktif, Bela Diri hingga Game Otak

Anak hiperaktif membutuhkan lebih banyak perhatian dan kesabaran untuk membantu menstabilkan dan menyalurkan energi.


Dampak Pencemaran Udara bagi Ibu Hamil, Sebabkan Keguguran hingga Memicu Autisme

56 hari lalu

Dampak Pencemaran Udara bagi Ibu Hamil, Sebabkan Keguguran hingga Memicu Autisme

Dampak pencemaran udara bagi kesehatan, terutama bagi ibu hamil menjadi penyebab keguguran hingga memicu autisme pada anak.


Karakter Utama Extraordinary Attorney Woo Terinspirasi dari Tokoh Nyata

27 Juli 2022

Karakter Utama Extraordinary Attorney Woo Terinspirasi dari Tokoh Nyata

Karakter Woo Young Woo di Extraordinary Attorney Woo terinspirasi dari seorang ilmuan perempuan ternama yang mengidap autisme.


Gangguan Spektrum Autisme seperti Woo Yong Woo di Drakor Extraordinary Attorney Woo

25 Juli 2022

Gangguan Spektrum Autisme seperti Woo Yong Woo di Drakor Extraordinary Attorney Woo

Apakah itu angguan spektrum autisme, seperti tokoh di drakor Extraordinary Attorney Woo?


Selain Extraordinary Attorney Woo, Berikut Film Bertema Penderita Autisme

24 Juli 2022

Selain Extraordinary Attorney Woo, Berikut Film Bertema Penderita Autisme

Melalui film tentang para penderita autisme, publik bisa lebih memahami mereka. Extraordinay Attorney Woo dan Forrest Gump, di antara film itu.


6 Mitos dan Fakta Cokelat, Mulai Penyebab Jerawat hingga Penyebab Anak Hiperaktif

3 Juli 2022

6 Mitos dan Fakta Cokelat, Mulai Penyebab Jerawat hingga Penyebab Anak Hiperaktif

Apakah Anda penggemar cokelat? Perlu membaca fakta dan mitos tentang cokelat ini, salah satunya betulkah menjadi penyebab anak hiperaktif?


Cerita Prinka Maharani Membangun Merek Prinkadipa dengan Karya Anak Autisme

29 Juni 2022

Cerita Prinka Maharani Membangun Merek Prinkadipa dengan Karya Anak Autisme

Merek Prinkadipa menjual produk tas belanja, scarf, sampai kerudung karya anak dengan autisme, Dipa. Ciri khasnya gambar gajah dan alam.