Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Janin Pipis Dalam Kandungan, Ini yang Dirasakan Ibu Hamil

image-gnews
24_kesehatan_ibuhamilsakitgigi
24_kesehatan_ibuhamilsakitgigi
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Janin dalam kandungan dapat melakukan berbagai aktivitas, termasuk pipis. Pada trimester pertama kehamilan, janin tidak memiliki kemampuan untuk buang urin karena sistem saluran kemih belum terbentuk. Namun, pada trimester kedua, sistem saluran kemih janin mulai berkembang dan janin bisa buang air kecil.

Air kencing janin dalam kandungan dikeluarkan melalui urachus, yaitu saluran yang menghubungkan ginjal janin dengan amnion atau kantung ketuban. Urin yang dikeluarkan janin dalam kandungan dapat dikumpulkan dalam amnion dan dapat digunakan untuk mengetahui kondisi kesehatan janin.

Baca : Mengapa Ibu Hamil Dianjurkan Tidur Miring ke Kiri dan Orang Tidak Hamil Miring ke Kanan ?

Pada trimester ketiga, janin dapat melakukan buang urin dengan frekuensi yang lebih sering dan volume yang lebih besar. Hal ini dapat menyebabkan amnion menjadi penuh dan dapat menyebabkan rasa sakit pada ibu hamil. Dalam hal ini, dokter akan memberikan perawatan yang sesuai untuk mengatasi kondisi tersebut.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, ginjal janin mulai berfungsi dan memproduksi urin antara 13 dan 16 minggu di awal perkembangan. Peneliti lain mengatakan bahwa urin di kandung kemih janin dapat diamati sejak 9-11 minggu.

Begitu matang hingga cukup bulan, janin akan menghasilkan rata-rata 500-700 mililiter urin sehari. Setiap air kencing atau kotoran yang dikeluarkan jabang bayi di dalam rahim umumnya masuk ke dalam cairan ketuban.

Melansir dari laman Medical News Today, urin janin memainkan peran penting dalam menjaga cairan ketuban pada tingkat yang sehat, yang diperlukan untuk perkembangan paru-paru dan kesehatan bayi secara keseluruhan. Pada trimester kedua, urin dari janin merupakan kontributor utama cairan ketuban.

Secara umum, janin pipis dalam kandungan dianggap sebagai indikator kesehatan yang baik. Namun, jika terdapat perubahan dalam frekuensi atau jumlah urin yang dikeluarkan janin terlalu banyak, dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui kondisi kesehatan janin.

Karena itu, perubahan dalam frekuensi atau jumlah air kencing yang dikeluarkan oleh janin harus diperhatikan, karena dapat menunjukkan masalah kesehatan. Sebaiknya, selalu konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang sesuai dan mengetahui kondisi kesehatan janin selama dalam kandungan.

WINDA OKTAVIA

Baca : Mengatasi Kaki Bengkak pada Ibu Hamil, Hindari Makanan Asin Berlebihan

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


10 Nutrisi yang Wajib Dipenuhi Oleh Ibu Hamil Kembar dan Jumlah Kebutuhan Hariannya

2 hari lalu

Ilustrasi ibu hamil minum cukup air. (dok. Aqua)
10 Nutrisi yang Wajib Dipenuhi Oleh Ibu Hamil Kembar dan Jumlah Kebutuhan Hariannya

Ketika hamil, seorang ibu membutuhkan nutrisi yang lebih banyak dari biasanya. Terlebih saat mengalami kehamilan kembar.


Kisah Dini, Bidan di Desa Terpencil Uzuzozo NTT yang Berantas Stunting dan Selamatkan Ibu Hamil

5 hari lalu

Theresia Dwiaudina, bidan di Desa Uzuzozo NTT. TEMPO/ Abul Ala Maududi Ilhamda.
Kisah Dini, Bidan di Desa Terpencil Uzuzozo NTT yang Berantas Stunting dan Selamatkan Ibu Hamil

Kisah Dini, bidan di desa terpencil Uzuzozo NTT yang gigih membantu ibu-ibu hamil serta memberantas stunting.


BKKBN Ungkap Kaitan Perubahan Iklim dan Masalah Kehamilan

19 hari lalu

Ilustrasi perempuan hamil. Shutterstock
BKKBN Ungkap Kaitan Perubahan Iklim dan Masalah Kehamilan

Perubahan iklim disebut dapat memicu berbagai masalah kehamilan. Salah satunya kelahiran prematur. Berikut penjelasan kepala BKKBN.


Dua Pelaku Penganiayaan Pria Pipis Sembarangan di Tangsel Dibekuk

21 hari lalu

Rino pemuda asal Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan menjadi korban pengeroyokan. Foto istimewa
Dua Pelaku Penganiayaan Pria Pipis Sembarangan di Tangsel Dibekuk

Seorang pelaku penganiayaan pria kencing sembarangan itu sudah dua kali dilaporkan ke polisi karena kasus pengeroyokan.


Pakar Sebut Obat TBC Tak Berbahaya buat Ibu Hamil

22 hari lalu

Ilustrasi Tuberkulosis atau TBC. Shutterstock
Pakar Sebut Obat TBC Tak Berbahaya buat Ibu Hamil

Pakar menyebut obat TBC yang digunakan ibu hamil sudah aman dengan bahaya lebih kecil sehingga tak berisiko ke janin.


Seorang Pemuda di Pondok Aren Tangsel Babak Belur Dikeroyok Massa Gara-gara Pipis Sembarangan

23 hari lalu

Rino pemuda asal Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan menjadi korban pengeroyokan. Foto istimewa
Seorang Pemuda di Pondok Aren Tangsel Babak Belur Dikeroyok Massa Gara-gara Pipis Sembarangan

Seorang pemuda di Pondok Aren Tangsel menjadi korban pengeroyokan. Dirinya dikeroyok dan dianiaya lantaran pipis sembarangan.


Berapa Banyak Daging Kambing yang Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil?

26 hari lalu

Ilustrasi makan sate kambing. Shutterstock
Berapa Banyak Daging Kambing yang Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil?

Dokter kandungan mengatakan ibu hamil boleh menyantap daging kambing tapi perhatikan jumlahnya.


Stigma yang Banyak Diterima Ibu Hamil dan Bikin Tidak Nyaman

34 hari lalu

Ilustrasi wanita hamil. Freepik.com/user18526052
Stigma yang Banyak Diterima Ibu Hamil dan Bikin Tidak Nyaman

Banyak ibu hamil yang mendapatkan stigma terkait berat badan atau juga body shaming. sehingga membuat mereka tidak nyaman.


Mpok Alpa Umumkan Jenis Kelamin Janin Kembarnya, Berikut Penjelasan Tentang Faktor Bayi Kembar

38 hari lalu

Mpok Alpa. FOTO/Instagram/nina_mpokalpa
Mpok Alpa Umumkan Jenis Kelamin Janin Kembarnya, Berikut Penjelasan Tentang Faktor Bayi Kembar

Komedian Mpok Alpa umumkan jenis kelamin janin kembarnya. Mengapa bayi kembar ada, apa pula faktor yang mempengaruhinya?


Usia Ibu Hamil yang Berisiko, Alasan dan Faktor-Faktor Risiko Kehamilan

43 hari lalu

Ilustrasi ibu hamil berdiri di antara pepohonan. unsplash.com/Ryan Franco
Usia Ibu Hamil yang Berisiko, Alasan dan Faktor-Faktor Risiko Kehamilan

Kehamilan di usia remaja (kurang dari 20 tahun) dan usia lanjut (di atas 35 tahun) tergolong rawan karena berbagai faktor. Ini alasan dan dampaknya.