Covid-19 Berpengaruh ke Kesehatan Jantung: Ketahui Komplikasi Jantung Berikut Gejalanya

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

ilustrasi jantung (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta -Meskipun penyakit Covid-19 adalah penyakit yang menyerang sistem pernapasan, Covid juga memengaruhi kesehatan jantung. Bagaimana Covid berpengaruh pada kesehatan jantung?  

Melansir dari Times of India, analisis data dari hampir 154.000 veteran AS dengan COVID yang diterbitkan di JAMA Network menemukan bahwa pasien dengan Covid-19 berisiko lebih tinggi terhadap berbagai gangguan kardiovaskular atau gangguan jantung. Ditemukan bahwa untuk setiap 1.000 orang, Covid-19 dikaitkan dengan peningkatan komplikasi kardiovaskular sebesar 45,29 persen. 

Baca : Jutaan Warga China Rayakan Imlek di Kampung, Kasus Covid Makin Tinggi?

Keparahan Covid ditentukan oleh riwayat Covid pasien. Apakah pasien sembuh di rumah, dirawat di rumah sakit, atau dirawat di unit perawatan intensif. Namun ini tidak berarti orang lain tidak berisiko. Selain itu, dalam hal ini menyoroti risiko lain seperti usia, ras, jenis kelamin, obesitas, merokok, hipertensi, diabetes, penyakit ginjal kronis, hiperlipidemia, dan penyakit kardiovaskular yang sudah ada sebelumnya. 

Komplikasi Jantung yang Berkembang Akibat Covid-19

Tiga tahun setelah pandemi Covid, beberapa penelitian telah membahas efek merugikan Covid bagi kesehatan jantung. Virus corona merusak sel endotel atau sel yang melapisi semua pembuluh darah di tubuh. Hal ini menyebabkan pembekuan darah yang tidak normal, pecahnya pembuluh darah dan juga berkurangnya aliran darah ke beberapa bagian tubuh yang menyebabkan komplikasi jantung. Ini juga menjadi alasan mengapa Covid mengancam nyawa orang yang sudah memiliki penyakit jantung. 

Selain itu, kekurangan oksigen dalam aliran darah menjadi faktor Covid berpengaruh pada jantung. Jantung harus memompa lebih banyak darah ke seluruh tubuh. Komplikasi jantung yang terlihat setelah Covid, termasuk: 

- Stroke

- Serangan iskemik sementara

- Fibrilasi atrium

- Sinus takikardia

- Sinus bradikardia

- Aritmia ventrikel

- Getaran atrium

- Perikarditis

- Miokarditis

- Penyakit koroner akut

- Infark Miokard

- Kardiomiopati iskemik

- Angina

- Gagal jantung

- Kardiomiopati non-iskemik

- Serangan jantung

- Emboli paru

- Trombosis vena dalam

- Trombosis vena superfisial 

Gejala Umum

Adapun gejala umum yang dapat diketahui apakah Anda mengalami kondisi jantung bermasalah setelah infeksi COVID adalah sesak napas dan nyeri dada. Sesak napas ditandai dengan bibir dan wajah kebiruan, napas terengah-engah yang memburuk saat berbaring atau dengan aktivitas fisik. Kondisi ini disertai dengan kelelahan atau pembengkakan pergelangan kaki. 

Nyeri dada akibat masalah jantung yang berkembang setelah terpapar Covid-19 sebagian besar disertai mual, sesak napas, pusing, atau berkeringat. Nyeri dada ini berlangsung lebih dari 5 menit dan sebagian besar frekuensinya akan meningkat. 

RINDI ARISKA

Baca juga : Awas, Sakit Perut Bisa Jadi Gejala Masalah Jantung

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung.






Amerika Curiga Ada Warga Salahgunakan Program Bantuan Covid-19

2 jam lalu

Amerika Curiga Ada Warga Salahgunakan Program Bantuan Covid-19

Ada sekitar 69.323 kartu jaminan sosial atau Social Security Numbers (SSNs) yang digunakan untuk mendapatkan dana bantuan dari total USD 5,4 miliar


Toyota Pertahankan Gelar Sebagai Merek Mobil Terlaris Dunia 2022

5 jam lalu

Toyota Pertahankan Gelar Sebagai Merek Mobil Terlaris Dunia 2022

Toyota Motor Corp mencatat total penjualan global sebanyak 10,5 juta unit sepanjang 2022, mengalahkan Volkswagen yang hanya menjual 8,9 juta unit.


Deteksi Subvarian Baru seperti Kraken dengan Pengurutan Genom

13 jam lalu

Deteksi Subvarian Baru seperti Kraken dengan Pengurutan Genom

Peneliti mengingatkan pentingnya pengurutan genom menyeluruh untuk mendeteksi COVID-19 subvarian baru seperti Kraken.


Beijing Klaim Kasus Positif Covid-19 Melandai setelah Libur Imlek

15 jam lalu

Beijing Klaim Kasus Positif Covid-19 Melandai setelah Libur Imlek

Pasien demam yang berkunjung ke klinik akibat Covid-19 selama Imlek turun sekitar 40 persen.


Jepang Terus Pantau Situasi Covid-19 di China

16 jam lalu

Jepang Terus Pantau Situasi Covid-19 di China

Pemerintah Jepang menyatakan akan terus memantau situasi Covid-19 di China.


Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

1 hari lalu

Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

Tahun Baru Imlek adalah hari libur terpenting tahun ini di Cina.


Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

1 hari lalu

Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

Kementerian Kesehatan akan melakukan upaya sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk balita kepada masyarakat.


Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

2 hari lalu

Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

Jepang tak lagi mewajibkan pemakaian masker di dalam ruangan. Covid-19 disamakan dengan sakit flu biasa.


Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

3 hari lalu

Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

Sebelum pandemi Covid-19, tepatnya pada 2019, Indonesia mendapatkan kuota haji sebesar 231.000 jemaah.


Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

3 hari lalu

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono resmi mencabut aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).