Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pentingnya Asupan Zat Gizi Mikro untuk Persiapan Kehamilan

Reporter

Editor

Mitra Tarigan

image-gnews
Ilustrasi ibu hamil diet. Freepik.com/Our-team
Ilustrasi ibu hamil diet. Freepik.com/Our-team
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pakar Obstetri dan Ginekologi dari Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia Dokter Beeleonie mengingatkan agar para orang tua, khususnya ibu tidak melupakan kebutuhan zat gizi mikro. Ia meminta agar para wanita memenuhi asupan zat gizi mikro mereka sejak persiapan kehamilan. ”Asupan zat gizi mikro yang memadai sejak persiapan kehamilan krusial untuk mengoptimalkan perkembangan bayi dalam jangka pendek maupun panjang," katanya pada konferensi pers peluncuran Elevit pada 7 Oktober 2023. 

Beeleonie mengatakan kurangnya asupan zat gizi mikro pada ibu hamil seperti kekurangan asam folat pada ibu hamil dapat berdampak panjang bagi perkembangan janin. "Sementara itu kekurangan zat besi, kalsium, vitamin B12, vitamin D3 dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan," katanya. 

Ia pun mengimbau masyarakat untuk mengkonsumsi suplemen multivitamin dan mineral yang mengandung asam folat jika perlu. "Suplemen multivitamin dan mineral yang mengandung asam folat dapat meningkatkan peluang kehamilan sebesar 70 persen pada perempuan yang sedang berusaha hamil," katanya. 

Waktu terbaik untuk mengkonsumsi suplemen, kata Beeloenie, bisa dimulai sejak 3 bulan sebelum kehamilan,” kata Beeleonie.

Beeleonie mengatakan setidaknya perempuan membutuhkan asam folat sebanyak 400-800 mikogram setiap hari. "Namun tidak semua individu dapat mengaktifkan asam folat yang dikonsumsinya. Oleh karena itu bentuk asam folat aktif seperti Metafolin yang dapat langsung diserap tubuh penting untuk ada dalam formula suplemen multivitamin dan mineral,” ungkap dokter yang akrab dipanggil Docbee.

Penelitian Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, yang dilakukan pada 143 ibu hamil di Jakarta pada usia 17-39 tahun, mendapati data bahwa angka defisiensi mikronutrien pada ibu hamil yaitu kekurangan folat (90 persen), zat besi (89 persen), Zinc (95 persen), Kalsium (98 persen), Vitamin B12 (78 persen) dan Vitamin D3 (100 persen).

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Padahal persiapan kehamilan yang sehat sangat disarankan bagi calon ibu dengan memenuhi kecukupan gizi seimbang, dan memenuhi kebutuhan mikronutrien seperti asam folat, vitamin D3, zat besi, serta vitamin/mineral lainnya. Sebelum dan selama kehamilan asam folat berfungsi membantu melindungi bayi yang belum lahir dari cacat lahir5. Anemia juga menjadi hal penting untuk diperhatikan. Di Indonesia, hampir setengah dari ibu hamil mengalami anemia defisiensi besi6. Apabila kebutuhan zat besi selama kehamilan tidak terpenuhi dapat menyebabkan komplikasi pada ibu seperti anemia, preeklamsia, persalinan preterm, dan pendarahan pasca salin. Kekurangan vitamin D3 dapat meningkatkan risiko pre-eklamsia, diabetes gestasional, dan berat badan lahir rendah (BBLR).

Sebelumnya, Bayer merilis Elevit sebuah  multivitamin dan mineral kehamilan untuk mencegah dan memperbaiki defisiensi vitamin dan mineral sejak persiapan kehamilan, masa hamil, dan menyusui. Kehamilan merupakan momen penting bagi calon para orang tua khususnya calon ibu yang harus siap baik secara fisik dan mental. 

Di Indonesia, data menunjukkan bahwa 50 persen perempuan menikah di usia 19-24 tahun dan sekitar 80 persen pasangan hamil di tahun pertama pernikahan. Namun, di sisi lain, pengetahuan ibu hamil hanya sebatas mereka mendapatkan suplemen vitamin-mineral untuk membantu pertumbuhan janin dan mencegah terjadinya cacat pada janin tanpa mendapatkan penjelasan detail kandungan suplemen.

Pilihan Editor: Mengenal Hidden Hunger, Kondisi Kekurangan Vitamin dan Mineral

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Bayi Meninggal Imbas Jalan Rusak, Anggota DPR Desak Presiden Perbaiki

3 jam lalu

Presiden Joko Widodo alias Jokowi sempat berhenti mengecek jalan rusak di rute Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Bob Bazar, SKM menuju Desa Bandan Hurip, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Kamis, 11 Juli 2024. Foto Sekretariat Presiden
Bayi Meninggal Imbas Jalan Rusak, Anggota DPR Desak Presiden Perbaiki

Ketua Komisi V DPR Lasarus meminta Presiden Jokowi keluarkan Inpres untuk memperbaiki jalan di Ketapang, Kalimantan Barat.


Bayi di Ketapang Meninggal saat Perjalanan Menuju RSUD Agoesdjam Terhambat Jalan Rusak

4 jam lalu

Ilustrasi jalan rusak. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo
Bayi di Ketapang Meninggal saat Perjalanan Menuju RSUD Agoesdjam Terhambat Jalan Rusak

Kendaraan ambulans yang membawa bayi tersebut terhambat akibat jalanan yang rusak parah.


Bank ASI di Pakistan Tutup Sementara Menunggu Kepastian Hukum Islam

2 hari lalu

Bayi prematur Palestina yang dievakuasi dari Gaza di tengah konflik Israel dan Hamas, meminum susu saat mendapat perawatan di Rumah Sakit Ibu Kota Administratif Baru (NAC), di timur Kairo, Mesir, 6 Desember 2023. REUTERS/Amr Abdallah Dalsh
Bank ASI di Pakistan Tutup Sementara Menunggu Kepastian Hukum Islam

Bank ASI yang didirikan SICHN di Pakistan untuk sementara tutup hingga jelas secara hukum Islam.


Ini Alasan Bayi Tidak Boleh Diberi Bedak Tabur

2 hari lalu

Ilustrasi bayi menguap. Foto: Unsplash.com/Minnie Zhou
Ini Alasan Bayi Tidak Boleh Diberi Bedak Tabur

Pemberian bedak tabur kepada bayi setelah mandi berpotensi menyebabkan kesulitan bernapas.


Saran Memilih Makanan Bergizi dan Berkualitas dari Ahli Gizi

3 hari lalu

Ilustrasi sayuran. Unsplash.com/Inigo De la Maza
Saran Memilih Makanan Bergizi dan Berkualitas dari Ahli Gizi

Makanan bergizi tidak harus dari sumber pangan impor atau dengan pengemasan baik. Berikut saran ahli gizi.


Mengenal Vernix Caseosa, Lapisan Lemak Bayi Baru Lahir yang Lindungi Diri dari Infeksi

5 hari lalu

Ilustrasi ibu dan bayi di luar ruangan. Foto: Unsplash/Bethany Beck
Mengenal Vernix Caseosa, Lapisan Lemak Bayi Baru Lahir yang Lindungi Diri dari Infeksi

Lapisan lemak pada kulit bayi yang baru lahir bernama vernix caseosa berfungsi untuk melindungi bayi dari berbagai infeksi


Waspada, Bedak Tabur Bisa Bikin Bayi Kesulitan Bernapas

5 hari lalu

Ilustrasi bayi menguap. Foto: Unsplash.com/Minnie Zhou
Waspada, Bedak Tabur Bisa Bikin Bayi Kesulitan Bernapas

Bedak tabur memiliki berbentuk seperti serbuk-serbuk kecil yang mudah berterbangan di udara. Bayi bisa menghirup serbuk itu dan jadi sulit bernapas


Penyebab Anak Picky Eater Menurut Ahli Gizi

7 hari lalu

Ilustrasi anak makan. Pixabay.com/EdMontez
Penyebab Anak Picky Eater Menurut Ahli Gizi

Penyakit hingga masalah sensorik dapat menyebabkan anak suka pilih-pilih makanan atau picky eater. Ini kata ahli gizi.


3 Faktor Penyebab Janin Berukuran Lebih Kecil Menurut Dokter Kandungan

8 hari lalu

Ilustrasi pemeriksaan kandungan dengan USG (Ultrasonografi). marrybaby.vn
3 Faktor Penyebab Janin Berukuran Lebih Kecil Menurut Dokter Kandungan

Kenali tiga faktor risiko gangguan janin yang membuatnya lebih kecil dari yang seharusnya sesuai usia kehamilan ibunya.


Kasus Bayi Meninggal usai Imunisasi, Dokter Anak Minta Orang Tua Tak Khawatir

12 hari lalu

Bayi ditimbang oleh  kader Posyandu saat pelaksanaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Rawa Buaya, Jakarta, 27 Oktober 2023. Kementerian Kesehatan terus berupaya meningkatkan pelayanan posyandu dengan memberikan imunisasi lengkap sebagai deteksi dini stunting. TEMPO/Fajar Januarta
Kasus Bayi Meninggal usai Imunisasi, Dokter Anak Minta Orang Tua Tak Khawatir

Orang tua diminta tidak khawatir memberikan vaksin kepada anak meski viral berita bayi meninggal setelah imunisasi.