Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

12 Cara agar Rambut Tumbuh dengan Cepat dan Kuat

Editor

Nurhadi

image-gnews
Ilustrasi rambut berminyak. Shutterstock
Ilustrasi rambut berminyak. Shutterstock
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Memiliki rambut tebal dan sehat tentu menjadi impian banyak orang, terlebih rambut merupakan mahkota bagi para wanita. Namun sering kali berbagai masalah rambut dialami sebagian orang sehingga membutuhkan solusi agar rambut dapat tumbuh kembali dengan cepat. 

Salah satu masalah rambut yang sering dialami orang-orang terutama sebagian besar wanita adalah rambut rontok. Kerontokan rambut yang lebih dari 100 helai per hari termasuk kondisi serius yang harus segera diatasi jika tidak ingin rambut semakin menipis bahkan bisa berujung kebotakan. 

Dilansir dari Healthline, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan rambut lebih cepat dan kuat:

1. Hindari diet ketat

Lindsey Bordone, seorang dokter kulit di ColumbiaDoctors dan asisten profesor dermatologi di Columbia University Medical Center, mengatakan bahwa ada beberapa hal yang menyebabkan gangguan pertumbuhan rambut dan peningkatan kerontokan.

Hal itu termasuk diet ketat karena mengurangi sumber daya dan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan rambut. Pertumbuhan rambut adalah prioritas yang relatif rendah dibandingkan dengan fungsi tubuh lainnya, sehingga pertumbuhan rambut akan terhenti dengan cepat ketika tubuh berada di bawah tekanan karena diet ketat. 

2. Perhatikan asupan protein

Lindsey Bordone juga mengatakan bahwa makan makanan yang seimbang dengan asupan protein yang cukup yakni 50 gram protein atau lebih per hari, penting untuk pertumbuhan rambut yang optimal. 

3. Coba produk yang mengandung kafein

Sebuah tinjauan pada 2020 menunjukkan bahwa kafein dalam produk topikal, seperti sampo dan kondisioner, dapat mencegah kerontokan rambut seefektif perawatan berbasis obat. Kafein dapat meningkatkan pertumbuhan rambut dengan merangsang metabolisme dan proliferasi sel.

4. Minyak esensial

Minyak esensial tidak hanya wangi, tetapi juga dapat membantu meningkatkan pertumbuhan rambut. Minyak esensial lain yang dapat membantu mencegah kerontokan rambut dan meningkatkan pertumbuhan rambut termasuk: minyak rosemary, minyak peppermint, minyak jojoba, dan minyak lavender. 

5. Tingkatkan kebutuhan nutrisi 

Kekurangan nutrisi utama disebut dapat memengaruhi struktur rambut dan pertumbuhannya. Sebuah studi tahun 2015 menemukan bahwa mengonsumsi suplemen omega-3 dan omega-6 selama 6 bulan membantu melindungi dari kerontokan rambut pada orang dengan pola kebotakan pada wanita.

6. Pijat kulit kepala

Pijat kulit kepala disebut dapat membantu melebarkan pembuluh darah di bawah kulit. Hal ini dapat menyebabkan rambut lebih tebal dan lebih kuat sehingga lebih kecil kemungkinannya untuk patah atau rusak.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

7. Batasi Produk Tahan panas

Panas dari alat pengeriting rambut, pengering rambut, dan pelurus rambut dapat menyebabkan kerusakan rambut. Untuk mengurangi kerusakan rambut,  jangan terlalu sering menggunakan alat-alat ini dan kurangi suhu saat menggunakannya.

8. Jangan terlalu sering mewarnai rambut 

Menggunakan pewarna rambut dapat memengaruhi kekuatan dan ketebalan rambut yang mengakibatkan kerusakan rambut. Hal ini dikarenakan pewarna permanen dapat menghilangkan asam lemak alami yang membentuk rambut.

9. Oleskan antioksidan ke kulit kepala

Dalam sebuah penelitian selama 24 minggu, sampo atau perawatan kulit kepala tanpa bilas yang mengandung antioksidan piroctone olamine secara signifikan meningkatkan jumlah rambut dan memperbaiki kondisi kulit kepala dibandingkan dengan menggunakan formulasi plasebo.

10. Pangkas rambut secara teratur

Memangkas rambut setiap beberapa bulan sekali dapat meningkatkan pertumbuhan rambut yang sehat. Ini menghilangkan ujung rambut bercabang, mencegahnya menyebar lebih jauh ke helai rambut yang menyebabkan kerusakan rambut.

11. Lindungi rambut saat tidur

Tidur yang cukup antara 7-9 jam setiap malam karena kurang tidur dapat mengurangi produksi melatonin, hormon yang berperan dalam mengatur pertumbuhan rambut.

Gunakan sarung bantal berbahan sutra atau satin untuk membantu mencegah gesekan, tarikan, dan jangan tidur dengan rambut basah agar rambut tidak mudah patah. 

12. Mengurangi stres

Stres dapat menyebabkan folikel memasuki fase istirahat di mana folikel merontokkan rambut alih-alih menumbuhkan helai rambut baru. Untuk mengurangi stres dapat melakukan berolahraga, bermeditasi, menulis dalam jurnal serta makan makanan yang seimbang dan bergizi. 

Pilihan Editor: Mengapa Rambut yang Memutih Tidak Bisa Kembali Hitam?

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pakar Ungkap Penyebab Stres Bisa Berujung Kematian, Terutama pada Penderita Penyakit Jantung

2 hari lalu

Ilustrasi Pria Stres (pixabay.com)
Pakar Ungkap Penyebab Stres Bisa Berujung Kematian, Terutama pada Penderita Penyakit Jantung

Pakar asal Swiss menyebut stres bisa membuat pembuluh darah kaku dan darah lebih kental berdasarkan riset yang telah ia lakukan sejak tahun 2000.


5 Tips Penting untuk Menjaga Kekebalan Tubuh Saat Cuaca Dingin

2 hari lalu

Ilustrasi kedinginan. Shutterstock
5 Tips Penting untuk Menjaga Kekebalan Tubuh Saat Cuaca Dingin

Cuaca dingin di Indonesia saat ini perlu dihadapi dengan berbagai caa supaya tubuh tetap sehat


Begini Tips Membangun dan Mempertahankan Massa Otot

3 hari lalu

Ilustrasi wanita menunjukkan otot. Freepik.com/8photo
Begini Tips Membangun dan Mempertahankan Massa Otot

Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk membangun dan mempertahankan massa otot.


Manfaat Berpelukan Antara Anak dan Orang Tua

5 hari lalu

Ilustrasi orang tua dan anak pelukan (Pixabay.com)
Manfaat Berpelukan Antara Anak dan Orang Tua

Masih banyak orang tua yang canggung ketika memeluk anak. Padahal berpelukan dengan tulus bisa memberikan banyak manfaat.


Anak dengan Kanker Perlu Banyak Konsumsi Protein Saat Jalani Kemoterapi

7 hari lalu

Ilustrasi Kanker. shutterstock.com
Anak dengan Kanker Perlu Banyak Konsumsi Protein Saat Jalani Kemoterapi

Protein hewani sangat penting dibutuhkan anak dengan kanker untuk mempertahankan massa otot dan mencegah anak jatuh ke malnutrisi.


10 Tips Meningkatkan Imunitas

8 hari lalu

Ilustrasi perempuan olahraga di gym. Foto: Freepik.com/Jcomp
10 Tips Meningkatkan Imunitas

Imunitas adalah kunci agar tubuh tetap sehat. Ikuti 10 tips ini untuk meningkatkan imunitas tubuh.


10 Nutrisi yang Wajib Dipenuhi Oleh Ibu Hamil Kembar dan Jumlah Kebutuhan Hariannya

9 hari lalu

Ilustrasi ibu hamil minum cukup air. (dok. Aqua)
10 Nutrisi yang Wajib Dipenuhi Oleh Ibu Hamil Kembar dan Jumlah Kebutuhan Hariannya

Ketika hamil, seorang ibu membutuhkan nutrisi yang lebih banyak dari biasanya. Terlebih saat mengalami kehamilan kembar.


Pakar Diet Jelaskan Cara Menyimpan Susu yang Baik

10 hari lalu

Ilustrasi susu. Foto: Pixabay.com/pezibear
Pakar Diet Jelaskan Cara Menyimpan Susu yang Baik

Pakar diet menjelaskan menyimpan susu sesuai jenisnya akan menjaga kualitas dan nilai gizi sehingga tetap mendapat manfaat sehatnya.


Jenis Makanan dan Waktu Makan yang Dianjurlan buat yang Sedang Diet

12 hari lalu

Ilustrasi diet (pixabay.com)
Jenis Makanan dan Waktu Makan yang Dianjurlan buat yang Sedang Diet

Tubuh butuh cukup nutrisi dan kalori untuk bekerja secara optimal dan sehat. Beberapa jenis makanan berikut dianjurkan untuk yang sedang diet.


Inilah 15 Pola Makan yang Dapat Memperpendek Usia Manusia

12 hari lalu

Ilustrasi perempuan makan es krim. Foto: Freepik.com/lookstudio
Inilah 15 Pola Makan yang Dapat Memperpendek Usia Manusia

Peneliti dari Harvard TH Chan School of Public Health menyimpulkan umur panjang terkait dengan lima faktor gaya hidup, salah satunya pola makan.