Ke Klinik Tong Fang, Berobat karena Penasaran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Klinik TongFang. TEMPO/Subekti

    Klinik TongFang. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah keluarga baru saja keluar dari Klinik Tong Fang yang terletak di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

    Mereka terdiri dari dua anak laki-laki, ayah, serta seorang ibu. Endang, sang ayah, mengaku sakit gula selama lima tahun. Selama ini, dia hanya menjalani perawatan dokter. 

    "Saya ke sini karena penasaran sama Tong Fang," kata Endang kepada Tempo, Ahad, 12 Agustus 2012. Ia mengatakan baru pertama kali datang ke klinik yang diketahuinya melalui iklan di televisi. Endang juga mengaku belum tahu apakah pengobatan alternatif yang dipilihnya ini akan berhasil atau tidak. 

    Dalam kunjungan pertama itu, Endang diberi arahan dari shinshe--panggilan untuk ahli pengobatan tradisional Cina--tentang apa yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi. Shinshe itu juga memberinya obat herbal Cina yang dikonsumsi hingga 10 hari ke depan. Meskipun baru pertama pertama kali datang ke klinik tersebut, Endang mengaku sudah mengeluarkan uang hampir Rp 13 juta.

    Menurut salah seorang petugas di Klinik Tong Fang, saban hari pelayanan kesehatan yang mengadopsi ilmu dari Tiongkok itu melayani sekitar delapan sampai sepuluh orang. "Karena sekarang bulan puasa, yang berobat jadi dua sampai tiga orang per hari," ujar pegawai yang menolak menyebutkan nama itu.

    MITRA TARIGAN

    Berita terkait:
    Ramai-ramai Klinik Tong Fang, Begini Praktiknya 

    Madu Bisa Redakan Batuk Anak

    Fakta tentang Telur 
    Yang Tak Boleh Dilakukan di Kencan Pertama 
    79 Persen Pasangan Bertengkar Ketika Berlibur

    Pria Beri Tip Banyak kepada Pelayan Berbaju Merah

    Pria Stress Cenderung Pilih Wanita "Berbobot"?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.