Flu Singapura Merebak di Cilegon  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Ilustrasi. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Cilegon - Belasan warga Cigading, Kelurahan Tegal Ratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten diduga terjangkit virus flu Singapura. Penyakit tersebut kebanyakan menyerang anak-anak. Penyakit ini menyerang beberapa bagian tubuh seperti kaki, tangan dan mulut. Pada ketiga bagian tubuh itu terdapat bintik-bintik merah. Warga mengaku panik, karena sebelumnya penyakit semacam itu tak pernah ada.

    Mujibullah, 33 tahun, warga Lingkungan Cigading, Cilegon mengatakan, putri ketiganya Safira Nabil, 1 tahun, terjangkit penyakit tersebut sejak tiga bulan lalu. Menurut Mujib, putrinya mengalami gelaja pilek dan gatal-gatal. Tak lama berselang, pada bagian kulit timbul bintik-bintik merah. Bintik-bintik itu kebanyakan terdapat pada bagian mulut, kaki dan tangan. "Saya langsung rujuk berobat. Kata bidan terkena penyakit flu Singapura," kata Mujib.

    Mujib tak tahu penyakit yang mengidap pada tubuh putrinya itu. Dia merasa khawatir penyakit yang diderita putrinya itu juga dapat menular pada warga lain. "Saya tak tahu persis penyakit flu Singapura. Soalnya baru dengar kali ini. Yang saya tahu flu itu biasa saja, tapi ini kok ada bintik-bintik merah pada kaki, mulut dan tangan," katanya.

    Warga lainnya, Tahyudin, menjelaskan, putranya Gusmadani, 2 tahun, juga menderita penyakit Flu Singapura. Dia mengaku tak menyangka putranya terserang penyakit tersebut. Dia baru mengetahui penyakit yang menjangkit anaknya setelah melihat adanya gejala-gejala bintik-bintik merah pada beberapa bagian tubuh. "Kata dokter, anak saya juga terserang penyakit flu Singapura. Gejalanya sama, bintik-bintik merah di kaki, tangan dan mulut disertai pilek dan panas tinggi," katanya.

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon Arriadna mengatakan pihaknya belum mengetahui ada warga yang terserang penyakit mirip flu Singapura. Ia menyatakan akan menyelidiki penyakit tersebut. "Nanti petugas kesehatan kami akan saya minta datangi rumah warga yang terserang penyakit itu," katanya.

    Menurut Arriadna, penyakit yang dalam ilmu medis dikenal dengan nama hand, foot, and mouth disease (HFMD) ini mirip dengan influenza biasa. Flu Singapura ditandai dengan munculnya sariawan dalam jumlah lebih dari satu titik di dalam mulut, demam sedang, sulit bernapas, serta bintik-bintik berisi cairan pada tangan dan kaki.

    Menurut dia, penyakit yang disebabkan oleh virus RNA (ribonucleic acid) dan menyebar lewat udara serta kontak langsung itu sempat menyerang Kota Cilegon pada 2010 lalu. Ia mengimbau agar masyarakat tak perlu mengkhawatirkan serangan penyakit itu. "Untuk anak, yang terpenting jaga asupan makanan anak. Beri porsi istirahat yang banyak agar membantu daya tahan tubuh anak melawan virus," ujarya.

    WASI'UL ULUM

    Berita lainnya:
    Kiai Maman, Caleg Pembela Ahmadiyah 
    Cara Atasi Gugup Bicara di Depan Umum 
    Caleg Binny Bintarti Bersaing dengan Ibas SBY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ronaldo Cetak Gol ke-800: Ini Jejak Gol Bersejarah CR7

    Ronaldo mencetak 800 gol sepanjang kariernya. Gol itu ia torehkan di laga Liga Inggris melawan Arsenal, 3 Desember lalu. Apa saja gol bersejarahnya?