Itang Yunasz dalam Gaya Exotic Journey Sumba  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model membawakan koleksi busana muslim rancangan Itang Yunasz dalam pekan mode Jakarta Fashion Week 2015 di Senayan City, Jakarta, 2 November 2014. Ulet Ifansasti/Getty Images

    Model membawakan koleksi busana muslim rancangan Itang Yunasz dalam pekan mode Jakarta Fashion Week 2015 di Senayan City, Jakarta, 2 November 2014. Ulet Ifansasti/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Itang Yunasz merilis busana bahan dasar yang biasa digunakan untuk pakaian selam atau dikenal scuba foam. Dengan konsep busana siap pakai, Itang membuatnya menjadi cantik dan nyaman.

    Pada ajang Jakarta Fashion Week 2015 di Senayan City, 2 November 2014, perancang yang telah bergelut di ranah mode selama 30 tahun ini mengeluarkan 60 busana yang ditampilkan mulai dari gaun panjang, tunik, dan blouse. Dirancang dengan siluet pleated dan detil manik-manik serta motif cetak.  

    Koleksi Itang dibuat dalam tema besar Exotic Journey, dengan pesona dan keanekaragaman tenun ikat, dan motif sumba. Menurut Itang, tenun sumba itu mahal, memakan proses lama."Sayang untuk memotong bahan," kata Itang.(Baca :Inspirasi Jepretan Foto Itang Yunasz)

    Ia menuangkan motif sumba dan guratan tenun ikat dalam teknik motif cetak. Selain itu, ada juga bunga bali dan anggrek yang dibuat dengan teknik bordir kreatif dengan sentuhan tiga dimensi.

    Itang juga melengkapi koleksi busana yang didominasi oleh warna-warna coral atau karang laut seperti hijau, biru, atau oranye dengan aksesoris yang dibuat langsung lewat jahitan tangan.

    "Saya jatuh cinta pada sesuatu yang diolah alami, seperti sumba yang memiliki tenun, menjadi tenun kedua yang sulit untuk dibuat. Itu sulit dan langka. Maka itu, saya coba olah agar lebih lembut dan mengikuti," ujar desainer lulusan Academic of Fashion Roma, Italy ini.(Baca :Gaya Busana Muslim, Serancak Tenun Seindah Sulam )

    Guratan tenun ikat dan ornamen-ornamen eksotis dari sumba, dihadirkan Itang dalam sentuhan tiga dimensi. Bertumpu pada gaya futuristik, Itang memilih warna hijau semu, biru indigo dan terracotta. Warna biru indigo selalu ada di enam puluh koleksinya. "Blue is the new black," kata Itang.

    Koleksi dari Itang Yunasz ini ditampilkan dalam berbagai jenis gaya dan motif. Mulai dari gamis polos, gamis bertumpuk gelepai ruffles pada ujung tunik, jaket panjang dengan siluet tumpuk, rok desain etnik tabrak motif, dan celana panjang.

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler
    Manga Naruto Tamat Jadi Trending Topic di Twitter 
    Mimpi Penderita Narkolepsi Terasa Lebih Nyata
    Wanita Indonesia Rentan Obesitas
    Naomi Watts Duta Kecantikan untuk L'Oreal Paris  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Ini Tanda-Tanda Anda Terjangkit Cacar Monyet

    Cacar monyet atau monkey pox merupakan penyakit yang berasal dari sisi Barat Afrika. Penyakit ini menular melalui monyet, tikus Gambia, dan tupai.