Efek Kecelakaan, Trauma dan Mimpi Buruk Mengintai Gunawan

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gunawan (Tabloidbintang.com)

    Gunawan (Tabloidbintang.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Trauma dan mimpi buruk masih mengintai Gunawan setelah kecelakaan pada 2015. Saat itu, Gunawan mengalami kecelakaan lalu lintas saat mengendarai motor gede miliknya. Peristiwa kecelakaan motor terjadi ketika Gunawan tengah melakukan perjalanan touring di kawasan Jawa Timur bersama teman-teman klub motor.

    Gunawan terjatuh karena menghindari motor rekan di depannya yang berhenti mendadak. Alhasil, Gunawan tidak bisa mengendalikan diri sehingga motornya terjatuh dan menimpa tulang kering kaki kirinya. Kondisi itu membuat kaki Gunawan harus dibedah dengan menjalani operasi beberapa kali. Mantan suami Paramitha Rusady ini memakai tongkat untuk menunjang aktivitasnya.

    Baca juga:
    5 Nutrisi Ampuh Rahasia Otak Sehat
    Solange Knowles Mengidap Autonomic Disorder, Apa Itu?
    Main Sepak Bola Tingkatkan Penglihatan Anak, Cek Penjelasan Ahli

    “Saya bersyukur tulang kering sudah bisa menyambung meskipun belum normal dan perlu diperiksa lagi,” tutur Gunawan saat ditemui di Jagakarsa, Jakarta Selatan, belum lama ini.

    Selain melakukan pemeriksaan rutin, Gunawan menyeimbangkan dengan melakukan olahraga untuk menguatkan otot dan tulang di kaki kirinya, seperti lari dan fitness.

    Setelah nyawanya hampir terenggut karena kecelakaan di atas aspal jalan, Gunawan sudah trauma dan tidak berani lagi mengendarai motor. Tiga buah koleksi motor gede Gunawan sudah dijual. Kecelakaan itu juga mendatangkan trauma dan mimpi buruk untuk Gunawan.

    “Kalau saya melihat ada orang naik motor kencang sambil menyalip di jalanan pasti saya menjadi takut karena mengingat kejadian dulu,” ujar Gunawan menceritakan traumanya.

    Singapura menjadi tempat pilihan Gunawan untuk berobat agar kondisi kakinya menjadi normal kembali. Ternyata tidak hanya melakukan rawat jalan di salah satu rumah sakit di Singapura, ayah dua anak ini selalu rutin memeriksakan kesehatan tubuhnya beberapa bulan sekali di Singapura dengan mengajak istri dan anak-anaknya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.