Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sering Sembelit Saat Liburan? Cek 4 Sebabnya, Jangan Lupa Sayur

Reporter

Editor

Susandijani

Ilustrasi liburan (freepik.com)
Ilustrasi liburan (freepik.com)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Apakah Anda pernah merasakan konstipasi alias sembelit atau susah buang air besar (BAB) selama berlibur? Dilansir dari Reader’s Digest, statistik menunjukkan bahwa 48 persen orang menderita konstipasi saat liburan. Menurut ahli gastroenterologi Edwine Levine, hal itu merupakan hal yang sangat wajar. Ada beberapa alasan yang menyebabkan konstipasi atau susah buang air besar selama liburan. Simak faktor penyebabnya di bawah ini untuk menghindari konstipasi selama liburan.


1. Perubahan rutinitas
Perbedaan waktu bisa saja terjadi saat Anda mengunjungi negara-negara tertentu. Oleh karena itu, tubuh akan menyesuaikan diri pada perubahan waktu sehingga muncul kemungkinan konstiptasi. Sebab, saat jadwal Anda menjadi berantakan, tubuh akan ikut
berubah menjadi tidak teratur.

Baca juga: 
Ini Uniknya Fashion Maia Estianty di Indonesian Idol, Retro Plus
Garin Nugroho: Syahrini Fenomenal, Gara-gara Jargonnya?

JTCF 2018 Kembali Digelar, Kenapa Lego Masih Sangat Digemari? 


2. Anda tidak mendengarkan sinyal tubuh
Dalam aktivitas sehari-hari, Anda akan lebih peka terhadap sinyal tubuh untuk ke toilet dan BAB. Tapi, saat liburan, Anda akan lebih sulit mendengarkan sinyal tubuh karena fokus melakukan aktivitas tertentu, seperti jalan-jalan di perkotaan, wisata kuliner, bermain di pantai, atau mendaki gunung. Karena itu, Anda akan lebih rentan mengalami konstipasi.


3. Tidak bisa rileks di kamar mandi baru
Perasaan nyaman adalah salah satu kunci kelancaran buang air besar. Karena sudah terbiasa dengan kamar mandi di rumah atau di kantor, Anda akan merasa aneh dengan kamar mandi hotel yang asing. Hal itu menyebabkan Anda lebih sulit atau bahkan tidak bisa buang air besar.


4. Stres dan gelisah
Menurut ahli gastroenterologi lainnya, David Poppers, terdapat hubungan kuat antara pusat sistem saraf dengan sistem saraf enterik. Saat Anda mengalami stres, sistem saraf enteric Anda akan terganggu sehingga kinerja usus Anda terganggu. Karena itu, Anda bisa merasa kembung atau rasa tidak nyaman lainnya pada perut.

Oleh karena itu, Levin menyarankan untuk mengkonsumsi buah dan sayur yang dapat membantu kinerja usus dalam proses penceranaan. Selain itu, Anda harus tetap memenuhi kebutuhan cairan tubuh dan mengatur tingkat stres Anda saat berlibur. Dengan begitu, momen liburan Anda akan lebih menyenangkan karena tidak ada keluhan sembelit  yang mengganggu.


MEN'S HEALTH | READER'S DIGEST | MAGNULIA SEMIAVANDA HANINDITA

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.




Video Pilihan


Kesehatan Kim Jong Un Disorot Lagi

2 hari lalu

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyapa warga saat menghadiri acara perayaan 74 tahun berdirinya Korea Utara, di Pyongyang, 9 September 2022. KCNA via REUTERS
Kesehatan Kim Jong Un Disorot Lagi

Berat badan Kim Jong Un diduga sudah 140 kilogram dan mengalami dermatitis


Efek Merokok 10 Akan Terasa Tahun Lagi, Ini yang Bikin Ketergantungan

2 hari lalu

ILustrasi larangan merokok. REUTERS/Eric Gaillard
Efek Merokok 10 Akan Terasa Tahun Lagi, Ini yang Bikin Ketergantungan

Merokok semakin umum dilakukan masyarakat di Indonesia. Waspada, dampak buruk kesehatan bagi perokok akan dirasakan 10-20 tahun lagi.


7 Startup Kesehatan Dapat Bantuan Permodalan USD 25 Ribu dari Reckitt Indonesia dan Health Innovation Exchange

3 hari lalu

Ilustrasi startup. Shutterstock
7 Startup Kesehatan Dapat Bantuan Permodalan USD 25 Ribu dari Reckitt Indonesia dan Health Innovation Exchange

Ketujuh startup itu yakni Neurabot, Pedis Care, Primaku, Little Joy, KITA, Lovecare, dan Riliv.


Sederet Manfaat Sunat Anak Laki-laki bagi Kesehatan

3 hari lalu

Ilustrasi khitan dewasa. TEMPO/Wahyurizal Hermanuaji
Sederet Manfaat Sunat Anak Laki-laki bagi Kesehatan

American Academy of Pediatrics menyebutkan manfaat kesehatan sunat laki-laki baru lahir dapat mencegah infeksi saluran kemih, kanker penis, dan penularan beberapa infeksi menular seksual, termasuk HIV.


84 Persen Masyarakat di Asia Pasifik Akui Pentingnya Komunitas Dalam Jaga Kesehatan

5 hari lalu

Ilustrasi lari/herbalife
84 Persen Masyarakat di Asia Pasifik Akui Pentingnya Komunitas Dalam Jaga Kesehatan

Ada banyak tantangan yang harus dihadapi orang ketika ingin hidup sehat. 84 persen mengakui peran komunitas bisa bantu jaga kesehatan.


77 Persen Masyarakat di Asia Pasifik Lebih Sadar Jaga Kesehatan Setelah Pandemi

5 hari lalu

Ilustrasi cek kesehatan (Pixabay,com)
77 Persen Masyarakat di Asia Pasifik Lebih Sadar Jaga Kesehatan Setelah Pandemi

Herbalife merilis Survei Asia Pacific Health Priority 2023. Dalam survei itu terlihat bahwa 77 persen masyarakat kini lebih sadar untuk jaga kesehatan


Dari Sembelit hingga Bau Mulut, Inilah Tanda-tanda Usus Kotor

9 hari lalu

Ilustrasi usus. 123rf.com
Dari Sembelit hingga Bau Mulut, Inilah Tanda-tanda Usus Kotor

Usus kotor menyebabkan tubuh menjadi mudah lelah dan terjadi penurunan sistem kekebalan tubuh. Berikut ciri-ciri usus kotor.


Pedagang Hewan Kurban di Depok Gunakan Barcode untuk Ketahui Kesehatan

11 hari lalu

Sales Promotion Girl (SPG) berpakaian ala koboi berpose saat menunggu pembeli di Mall Hewan Kurban H. Doni, Depok, Kamis, 1 Agustus 2019. Gaya SPG yang berpakaian ala koboi tersebut merupakan upaya untuk menarik minat pembeli. TEMPO/M Taufan Rengganis
Pedagang Hewan Kurban di Depok Gunakan Barcode untuk Ketahui Kesehatan

Pedagang hewan kurban jenis sapi di Depok, Jawa Barat menggunakan barcode untuk mengetahui keadaan kesehatan dan riwayat hewan.


Susah Kentut? Hati-Hati Bisa Jadi Gejala Penyakit Berikut

15 hari lalu

Ilustrasi perut kembung. Sina.com
Susah Kentut? Hati-Hati Bisa Jadi Gejala Penyakit Berikut

Kesulitan buang angin atau kentut bisa jadi merupakan tanda atas suatu penyakit.


6 Jenis Kentut dan Ketahui Masing-masing Artinya bagi Kesehatan

16 hari lalu

healthandcaresolution.com
6 Jenis Kentut dan Ketahui Masing-masing Artinya bagi Kesehatan

Kentut dapat menunjukkan banyak hal lain yang terjadi di dalam tubuh.