Sabtu, 17 November 2018

Terancam Kutil Kelamin, Pria Perlu Vaksin HPV! Cek Sebab Lainnya

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. sxc

    Ilustrasi. sxc

    TEMPO.CO, Jakarta -  Tak melulu perempuan, kaum Adam juga perlu mendapatkan vaksin HPV. Namun, itu bukan untuk mencegah ia terkena kanker serviks. Lalu?

    Baca juga: Sudah Pernah Divaksin, Haruskah Divaksin Lagi? Ini Kata Ahli

    "Laki-laki bisa terproteksi dari kutil kelamin. Selain itu, laki-laki berperan dalam rantai penularan virus HPV. Jadi kalau dia divaksin bisa melindungi istrinya," ujar dr. Venita dari yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi DKI Jakarta di Jakarta, Jumat.

    Kutil biasanya berwujud benjolan mirip daging tumbuh di sekitar kelamin dan anus dan ini bisa menyebabkan rasa gatal. Salah satu penyebab munculnya kutil pada kelamin adalah virus HPV.

    "Virus HPV kalau jinak menjadi kutil kelamin. Kalau ganas menyebabkan kanker serviks," kata Venita.

    Dari ratusan jenis virus HPV, setidaknya ada 11-15 jenis yang berisiko tinggi menyebabkan kanker. Sementara itu, ada dua jenis yang menjadi penyebab tersering memunculkan kutil kelamin yakni virus No.6 dan 11.
    ilustrasi suntik vitamin (pixabay.com)
    "Dari ratusan jenis ada sekitar 11-15 yang kami sebut berisiko tinggi menyebabkan kanker. No 6 dan 11 itu penyebab terserang kutil kelamin. 16 dan 18 itu berisiko tinggi kanker serviks," tutur Venita.

    Pada perempuan yang terkena kanker serviks, tak ada gejala yang bisa mereka rasakan. Gejala baru muncul saat stadium keganasan kanker sudah lanjut seperti berat badan turun, pendarahan, keputihan berbau dan nyeri pada panggul.

    Agar tidak mengalami kondisi ini, para perempuan sebaiknya mendapatkan vaksin HPV (bila belum aktif melakukan hubungan seksual) dan pemeriksaan papsmear untuk mereka yang sudah aktif berhubungan seksual.

    Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan perempuan menjalani pemeriksaan papsmear setiap tiga tahun sekali. Namun jika ingin melakukannya setiap tahun juga tidak ada masalah, menurut Venita.

    Baca juga: Ada 4 Kondisi Manusia yang Tak Boleh Divaksin, Siapa Saja Mereka?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.