Jaga Keselamatan Anak di Kolam Renang, Waspadai Hal Ini

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang di kolam renang. shutterstock.com

    Ilustrasi orang di kolam renang. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - I Gusti Ngurah Agung Prema Raditya (10) dan I Gusti Ngurah Agung Yoga Dipa (8), kakak beradik asal Denpasar, Bali, ditemukan meninggal dunia di kolam renang umum di Badung. Keduanya diduga tenggelam saat berenang di kolam khusus orang dewasa yang dalamnya sekitar 1,5 meter.

    BacaAnak Takut Berenang? Ikuti Kiat Mantan Atlet Renang Dunia Ini

    Kolam renang bisa menjadi tempat yang sangat berbahaya bagi anak-anak. Di Amerika Serikat, tenggelam di kolam renang menjadi salah satu penyebab tertinggi kematian anak usia satu hingga empat tahun.

    "Kebanyakan dari kematian (di kolam renang) terjadi ketika anak-anak tidak siap untuk berenang atau ketika mereka mendapatkan akses yang tidak terduga ke dalam air," kata Sarah Denny, dokter anak di unit Pengobatan Darurat di Nationwide Children's Hospital sekaligus ketua Pencegahan Cedera, Kekerasan, dan Keracunan di Akademi Pediatri Amerika untuk wilayah Ohio, AS.

    Untuk itu, orang tua tidak boleh lalai dan harus selalu waspada ketika anak berada di sekitar kolam renang, termasuk jika Anda mempunyai kolam renang pribadi di rumah. "Anak-anak secara alami memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, itulah sebabnya kita perlu menerapkan strategi (pengamanan) seperti pagar kolam renang dan kunci pintu," kataSarah Denny.

    Mantan perenang Amerika Serikat yang telah meraih 28 medali olimpiade, termasuk 23 medali emas, Michael Phelps, sangat menyarankan orang tua memperingatkan anak-anaknya untuk menjauh dari aliran air dan tidak boleh berenang tanpa didampingi orang tua. 

    BacaCegah Insiden di Kolam Renang pada Anak dengan Hal Mudah Ini

    TABLOIDBINTANG.COM 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekam Jejak Sembilan Anggota Pansel KPK

    Presiden Joko Widodo memilih sembilan nama anggota Panitia Seleksi Calon Pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi atau Pansel KPK, Jumat, 17 Mei 2019.