Diet Mediterania, Kunci Bugar Hingga Lansia Warga Italia Selatan

Reporter:
Editor:

Dini Pramita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi lansia makan sayur. Shuttterstock

    Ilustrasi lansia makan sayur. Shuttterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Diet Mediterania kerap dinobatkan sebagai diet terbaik, bahkan dalam beberapa penelitian menunjukkan lebih baik dari simvastatin- obat penurun kolesterol darah- dalam mencegah kematian akibat serangan jantung. Diet ini juga terbukti dapat menjaga kualitas kesehatan para warga lanjut usia (lansia) di Italia Selatan.

    Baca: Jangan Sembarang Ikut Tren Diet Gluten

    Acciaroli, sebuah desa di pantai barat Italia, 90 mil dari Naples, memiliki populasi orang tua yang sangat tinggi. Satu dari sepuluh penduduknya berusia mencapai 100 tahun, dan masih dalam keadaan segar bugar, layaknya orang berusia 50-an tahun. Hal ini diyakini berasal dari pola konsumsi dan gaya hidup yang dirumuskan ke dalam metode diet Mediterania oleh para pakar nutrisi dunia.

    Ervina, peneliti dari Indonesia International Institute for Life-Sciences, mengatakan ada lima kunci sehat dalam makanan yang dikonsumsi orang Italia, yaitu makanan laut, tomat, minyak zaitun, keju, dan wine merah. Dia mengatakan konsumsi makanan dari laut sebanyak dua hingga empat kali per pekan dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular hingga 15 persen. "Karena tinggi kandungan omega-3 dan omega-6," kata dia.

    Baca juga: 6 Manfaat Mengonsumsi Srikaya, Bisa Cegah Penyakit Kardiovaskular

    Tomat jadi kata kunci kedua. "Hampir semua masakan Italia menggunakan tomat segar, bukan saos tomat botolan," kata dia. Tomat dikenal sebagai buah ajaib yang kaya dengan betakaroten, lycopene, antioksidan, vitamin E, vitamin C, dan vitamin A yang tinggi. Dengan kandungan tersebut, tomat dipercaya dapat menurunkan risiko kanker dan osteoporosis. Selain itu ada minyak zaitun yang juga kaya dengan kandungan flavonoid dan lycopene sebagai antioksidan alami.

    Keju jadi kata kunci berikutnya. Ada sekitar 450 jenis keju yang kaya akan kandungan vitamin A, vitamin B12, vitamin C, kalsium, seng, fosfor, zat besi, dan kalium, yang dihasilkan di Italia. Keju juga dikenal baik sebagai makanan yang dapat meminimalkan risiko penyakit tulang keropos atau osteoporosis.

    Artikel lainnya: Lansia Tak Selalu Rapuh dan Sakit-sakitan, Intip Cara Tetap Bugar

    Yang terakhir adalah wine. Segelas wine, menurut Ervina, setara dengan sepuluh jus anggur. Seperti yang lainnya, wine juga memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.

    Elemen lain yang tak kalah penting adalah pola hidup mereka. Masyarakat Mediterania terbiasa rutin berolahraga, makan bersama keluarga secara rutin, serta bangga mengkonsumsi makanan yang sehat dan lezat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.