4 Manfaat Jus Pepaya, Termasuk Melangsingkan Badan

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pepaya. boldsky.com

    Ilustrasi pepaya. boldsky.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Jika Anda adalah seorang pencinta jus, jangan lupa memasukkan pepaya dalam daftar Anda. Sebab, jus pepaya dipercaya kaya akan manfaat bagi kesehatan tubuh Anda. Ingin tahu apa saja?

    Melansir  situs Health.com dan Health Digest berikut adalah beberapa di antaranya.

    1. Melangsingkan badan

    Bagi Anda yang sedang diet, jus pepaya wajib dikonsumsi. Sebab, dalam satu gelas jus pepaya, terdapat kandungan kalori yang rendah dan nilai gizi tinggi. Alih-alih bertambah berat badan, Anda justru bertambah langsing dan tetap sehat apabila terus dikonsumsi.

    2. Menghilangkan jerawat

    Sebagian orang mungkin mengalami masalah dengan jerawat di bagian wajahnya. Nah, cara termudah untuk menghilangkannya ialah dengan mengkonsumsi segelas jus pepaya saja. Sebab, kandungan dalam pepaya sangat bagus bagi kesehatan kulit wajah karena membantu membuka pori-pori yang tersumbat dan dapat menghilangkan jerawat. Lebih dari itu, ia juga bisa menghilangkan sel-sel kulit mati, memberikan kesegaran kulit dan menjadikan kulit lebih bercahaya.

     3. Menurunkan kadar kolesterol

    Bagi pasien kolesterol, ahli kesehatan tentu akan sering menyarankan Anda untuk mengkonsumsi jus pepaya. Sebab, ia dipercaya kaya akan serat dan mampu menurunkan kadar kolesterol. Lebih dari itu, dalam jus pepaya juga mengandung enzim yang membantu mencegah serangan jantung.

     4. Menyehatkan sistem pencernaan

    Jus pepaya dipercaya bisa mencegah sembelit dan membantu sistem pencernaan secara alami. Ia bahkan dapat menyembuhkan infeksi usus besar dengan membersihkan nanah dan lendir dari usus. Apabila Anda membuat jus pepaya bersama dengan bijinya, ini juga bermanfaat sebagai obat cacingan pada pencernaan.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | HEALTH.COM | HEALTHDIGEST U9


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.