Pasangan Selingkuh, Jangan Panik, Lakukan 8 Hal Ini

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi selingkuh. aklat.net

    Ilustrasi selingkuh. aklat.net

    TEMPO.CO, Jakarta - Siapa pun pasti merasa terpukul ketika mengetahui pasangan selingkuh. Perselingkuhan adalah salah satu dari penyebab utama perceraian. Tidak banyak orang yang mau memaafkan pasangan ketika berselingkuh. Banyak dari mereka berprinsip pengkhianatan adalah akhir dari hubungan.

    Namun, daripada berbuat sesuatu yang negatif, ada hal lain yang bisa dilakukan ketika mendapati pasangan tak lagi setia. Dikutip dari cheatsheet.com, berikut saran pakar hubungan bagaimana merespons pasangan yang ketahuan selingkuh.

    Tetap tenang dan kumpulkan informasi
    Tidak peduli seberapa marah Anda pada pasangan pada awalnya, sangat penting mengumpulkan sebanyak mungkin informasi tentang apa yang terjadi antara pasangan dan pihak ketiga.

    “Semua informasi ini sangat berharga,” ujar Dawn Michael, Ph.D., seksolog klinis, pakar hubungan, dan penulis My Husband Won, Sex with Me.

    "Berhati-hatilah untuk tidak bereaksi berlebihan atau melakukan apa pun yang mungkin Anda sesali nanti karena berteriak, menyalahkan, dan menakut-nakuti tidak akan menyelesaikan apa pun dan hanya akan membuat pasangan tutup mulut dan tidak ingin membicarakannya," sambungnya.

    Jangan berlarut dalam kondisi tersebut
    "Jika berada dalam posisi yang tidak menguntungkan untuk tinggal bersama pasangan, dan ia bahkan masih bisa bersantai di rumah setelah menyampaikan berita tersebut, keluarlah," ungkap Nicole Martinez. "Dia harus memberi ruang dan waktu untuk memproses semuanya, namun jika dia terlalu buta untuk membiarkan ini terjadi, lepaskan diri."

    Tidak sehat untuk berada dalam situasi ini dan hal tersebut dapat mencegah Anda memproses semuanya dengan cara yang sehat.

    Berolahraga
    Cara tercepat untuk menenangkan pikiran adalah dengan menggerakkan tubuh. "Latihan akan membantu menenangkan dan mendukung Anda dalam bergerak melalui emosi yang kuat," Claudia Six, Ph.D., seksolog, pelatih hubungan dan penulis Erotic Integrity.

    Dan latihan fisik dapat membantu mengurangi kortisol, hormon penghasil stres, dan melepaskan endorfin, hormon perasaan bahagia.

    Buat janji dengan dokter
    Jika memiliki dokter yang sering dikunjungi, atur janji temu untuk periksa dan tes infeksi seksual

    "Jika pasangan melakukan hubungan seksual dengan orang lain, Anda juga tidak dapat yakin pasangan menggunakan pelindung dan Anda tentu tidak tahu jenis penyakit atau infeksi apa yang mungkin diderita oleh orang yang aktif secara seksual," Michael memperingatkan. "Kesehatan adalah hal yang paling penting dan kekhawatiran yang menyertainya, jadi segera proaktif dan periksa semuanya."

    Jangan gunakan waktu untuk menyalahkan diri sendiri
    Meskipun mungkin Anda merasa ingin menyalahkan diri sendiri, dan sementara pasangan mungkin bahkan mencoba untuk menyalahkan perilakunya yang buruk, cobalah untuk mengingat ini bukan salah Anda tapi pilihan pasangan.

    "Sudah menjadi sifat manusia untuk mencoba menyalahkan orang lain atas hal-hal yang telah mereka lakukan dan dibuat malu karenanya," jelas Martinez.

    Adalah reaksi yang umum, meskipun memalukan, untuk menyalahkan orang lain atas pilihan yang telah mereka buat secara sadar, tetapi jangan biarkan melimpahkan seluruh kesalahan pada Anda. Jika Anda mengalami masalah, ada banyak cara untuk bisa menyelesaikannya.

    Jangan biarkan perilaku pasangan mengguncang perasaan
    Harga diri adalah hal yang sulit, tetapi ingatlah bagian diri itu. "Terlalu banyak orang mengikat harga diri mereka pada opini orang lain," kata Martinez.

    Dengan kata lain, terlalu sering orang menganggap pasangan selingkuh sebagai serangan terhadap siapa mereka secara fundamental sebagai pribadi. Tapi bukan itu masalahnya, ini adalah demonstrasi lengkap tentang siapa pasangan mereka.

    Akui masa lalu
    "Ini mungkin memerlukan bantuan terapis pasangan atau seksolog klinis, tetapi penting untuk melihat bagian yang Anda mainkan, sadar atau tidak," kata Six. "Ini akan membantu mengatur Anda untuk sukses dalam hubungan berikutnya."

    Apakah Anda membuat pasangan banyak merasa salah? Apakah Anda menahan tidak berhubungan seks? Adalah jauh lebih memberdayakan untuk mengetahui dan mengakui bagian Anda daripada hanya berfokus pada fakta ini terjadi pada Anda.

    "Meskipun sangat mungkin Anda tidak melakukan apa pun untuk mendorong pasangan untuk membohongi, Anda ingin mencari tahu dari pendapat yang tidak bias, bukan dari teman yang hanya mengatakan hal-hal untuk membuat Anda merasa lebih baik," tambahnya.

    Tanyakan apakah kebutuhan Anda terpenuhi
    Sebelum Anda bisa mengatakan ya untuk terus mengejar hubungan, Anda harus memikirkan semuanya. "Beri diri ruang dan waktu untuk bisa memaafkan," kata Michael.

    Tapi, jika tidak, hal ini juga tidak masalah. Tidak ada aturan yang mengatakan bahwa Anda harus memaafkan pasangan. Intinya, jangan tinggal dalam hubungan yang Anda tahu akan sering mengalami sakit hati.

    "Akhiri hubungan jika orang yang berselingkuh tidak bertanggung jawab atas apa yang telah mereka lakukan, jika tidak meminta maaf dan tidak berkomitmen untuk mendapatkan kembali kepercayaan Anda," kata Dr. Jane Greer, pakar hubungan dan berbasis di New York, penulis How Could You Do This To Me?

    Namun, jika Anda merasa mereka melakukan kesalahan, bersedia untuk membangun kembali kepercayaan, hingga mengatasi kemarahan sampai berhasil melewatinya, Anda dapat melihat perselingkuhan ini sebagai batu loncatan untuk membuat hubungan lebih kuat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!