Heboh Virus Corona, Konsumsi 6 Buah Ini untuk Kesehatan Paru

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aprikot. sxc.hu

    Aprikot. sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta - Dunia tengah dihebohkan oleh virus corona yang menyebar di Wuhan, Cina, dan dikhawatirkan bakal mendunia. Virus ini menyebabkan masalah di paru-paru dan pernapasan, termasuk pneumonia.

    Menurut data organisasi kesehatan dunia (WHO), gangguan pernapasan telah mengakibatkan korban sekitar 3 juta jiwa per tahun. Demikian dilansir dari Style Craze. Udara yang kotor dan berpolusi, serta gaya hidup yang buruk juga dapat mempengaruhi kesehatan paru-paru. Hal tersebut menyebabkan kesulitan bernapas dan berbagai penyakit pernapasan.

    Jadi, Anda harus waspada dan menjaga kesehatan paru-paru dengan mengonsumsi makanan sehat dan mengikuti gaya hidup sehat. Melakukan hal ini akan mengurangi biaya obat-obatan dan operasi. Berikut buah-buahan terbaik untuk menjaga kesehatan paru-paru.

    Apel
    Apel kaya sumber antioksidan dan fitokimia, seperti katekin, asam klorogenat, dan floridzin, yang membantu mengurangi risiko asma, kanker, peradangan, dan penyakit kardiovaskular. Konsumsi apel setiap hari saat sarapan atau sebagai camilan untuk menjaga kesehatan paru-paru. Menurut penelitian, makan apel secara teratur dapat menurunkan risiko asma hingga 32 persen. Jika tidak mengonsumsinya setiap hari, Anda akan lebih mungkin mengembangkan gejala asma. Selain itu, senyawa yang ditemukan dalam apel, seperti flavonoid dan khellin, dapat secara efektif membuka saluran udara sehingga pernapasan lancar.

    Beri
    Beri-berian, seperti stroberi, rasberi, kranberi, blackberry, dan blueberry mengandung asam fenolik, flavonoid, tanin, asam askorbat, dan fitokimia. Zat-zat tersebut membantu mengurangi peradangan, meningkatkan kekebalan, melindungi jantung, dan melawan berbagai jenis kanker. Konsumsi beri bisa dalam bentuk smoothies atau sebagai camilan.

    Aprikot
    Aprikot tidak hanya lezat tetapi juga pelindung kuat paru-paru. Para peneliti telah menemukan aprikot adalah sumber vitamin C, vitamin E, betakaroten, dan likopen. Semua senyawa ini adalah antioksidan. Aprikot memiliki sifat antialergi, antimikroba, anti-inflamasi, dan antikanker. Tambahkan aprikot dalam salad, smoothies, atau sebagai camilan.

    Blewah
    Radikal bebas dapat merusak paru-paru dan menyebabkan penyakit seperti kanker paru-paru. Blewah mengandung vitamin C, yang memiliki potensi untuk melawan radikal bebas. Jika Anda memiliki riwayat asma atau masalah pernapasan lain, disarankan untuk mulai mengonsumsi blewah, jeruk, lemon, dan lain-lain

    Jeruk bali
    Jeruk bali dikenal dengan sifat penambah berat badan dan banyak manfaat kesehatan lain. Buah rendah kalori ini adalah sumber vitamin C, vitamin B6, tiamin, asam folat, dan magnesium. Jeruk bali juga mengandung bioaktif flavon dan naringenin, yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Mengonsumsi setidaknya setengah buah saat sarapan dapat membantu mengeluarkan racun dari tubuh dan mengurangi peradangan pada sistem pernapasan.

    Alpukat
    Alpukat kaya vitamin E, K, B6, riboflavin, asam pantotenat, dan niacin, serta sarat dengan asam lemak tak jenuh ganda. Vitamin ini memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi, yang bertanggung jawab melawan radikal bebas. Para ilmuwan juga telah menemukan konsumsi alpukat dapat membantu mengurangi radang sendi dan peradangan pada sendi. Konsumsi setengah buah alpukat setiap hari agar tetap sehat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.