Wawancara Kerja Virtual di Era New Normal, Tips Hindari Kegagalan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi aplikasi Zoom. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration

    Ilustrasi aplikasi Zoom. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration

    TEMPO.CO, Jakarta - Persiapan diri seperti memperbaiki kemampuan berkomunikasi, CV, dan sebagainya sudah mantap. Datanglah panggilan wawancara kerja virtual, apa yang bisa dilakukan agar tampak menarik?

    Bersiaplah untuk bagian kedua mendapatkan kesan positif dari manajer yang akan merekrut. Coba lakukan hal ini saat wawancara virtual di era new normal.

    Ingat dan sebut nama pewawancara
    Tampaknya cukup sederhana, bukan? Anehnya, ini bukan praktik yang umum jadi itu menonjol, kata Heather Livingston, penasihat karir dari Universitas Phoenix, Amerika Serikat. Mereka tidak hanya akan mengingat Anda yang menyebutkan nama mereka sebelum berbicara dengan mereka, tetapi cara ini juga akan membantu mengingat nama mereka.

    "Jadilah pendengar yang baik dan perhatikan percakapan sehingga Anda dapat meresponssecara efektif," kata Livingston, seperti dilansir Real Simple.

    Tunjukkan minat yang tulus pada apa yang dikatakan orang lain karena ini bisa menambah nilai pada percakapan dan membangun kepercayaan.

    Pilih pemandangan
    Wawancara virtual melalui Zoom, misalnya, setidaknya membuat Anda harus mempertimbangkan latar belakang pemadangan. Jangan sampai ada jemuran atau hal yang mengganggu pemandangan perekrut kerja saat wawancara. Kristen Keats, pengusaha, pakar karir, CEO, dan pendiri Breakaway Bookkeeping + Advising mengatakan, detail menunjukkan profesionalisme dan itu mencerminkan minat Anda pada perusahaan.

    “Pilih latar belakang netral dan pastikan ruang cukup terang dengan cahaya alami. Hindari mengenakan kaca atau lapisan yang mengurangi cahaya saat melakukan panggilan video karena silau dapat mengalihkan perhatian dan mengaburkan wajah," tutur Keats.

    Ajukan pertanyaan bagus
    Wawancara jarak jauh membuat Anda kemungkinan besar tidak akan melihat bagian dalam kantor perusahaan sebelum menerima pekerjaan itu, kata Samantha Friedman, wakil presiden senior di perusahaan Vettery. Ini berarti menanyakan sesuatu seperti, "Seperti apa budaya perusahaan?" sebagai pertanyaan akhir wawancara bisa membuat Anda gagal diterima. Friedman merekomendasikan untuk mengajukan pertanyaan yang lebih jelas, yang menunjukkan penelitian dan minat.

    Apa yang harus dihindari?

    Jangan lupa ucapkan terima kasih
    Hanya karena bertemu secara virtual bukan berarti waktu siapa pun jadi kurang berharga. Keats merekomendasikan mengirim email berisi ucapan terima kasih.

    "Jangkau semua orang yang mewawancarai, bukan hanya tingkat atas atau perekrut," katanya.

    Menetapkan sasaran yang tidak realistis
    Meskipun penting mencari pekerjaan yang akan menantang dan memicu Anda, praktisi psikologi industri-organisasi dan pakar tempat kerja Amy Cooper Hakim merekomendasikan untuk lebih praktis dengan tujuan saat ini.

    “Meskipun Anda mungkin ingin mendapatkan pekerjaan segera, ini kemungkinan tidak akan terjadi. Anda mungkin menemukan posisi ideal segera, tetapi jangan berharap itu. Sebaiknya rencanakan untuk menghabiskan lebih banyak waktu mengirimkan resume dan wawancara," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    11 Manfaat Ubi Jalar untuk Kesehatan

    Banyak yang tidak mengetahui bahwa ubi jalar yang dianggap remeh ternyata banyak mempunyai manfaat. Berikut sejumlah manfaat ubi jalar.