Ketahui Manfaat Nasi Putih yang Kerap Dihindari Selama Diet

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi nasi (Pixabay.com)

    Ilustrasi nasi (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Nasi putih adalah salah satu jenis makanan yang kerap dihindari oleh mereka yang sedang diet. Musababnya, nasi putih mengandung kabohidrat sederhana dan tak baik untuk yang sedang mengurangi berat badan atau mengidap diabetes.

    Mengutip laman Sehatq, kadar gula dalam nasi putih memang cukup tinggi. Kendati nasi putih adalah makanan pokok orang Indonesia, reputasinya yang kurang baik bagi kesehatan telah menyamarkan manfaat nasi putih itu sendiri.

    Mari ktita simak apa yang terkandung dalam satu porsi atau sekitar 186 gram nasi putih:

    • Kalori: 242 kalori
    • Lemak: 0,4 gram
    • Karbohidrat: 53,4 gram
    • Serat: 0,6 gram
    • Protein: 4,4 gram
    • Vitamin B kompleks
    • Mineral

    Apabila orang yang sedang diet dan pengidap diabetes menghindari nasi putih, ada pengidap suatu penyakit yang dapat menikmati manfaat nasi putih sebagai alternatif yang baik. Pengidap penyakit celiac dapat mengkonsumsi nasi karena nasi putih tidak mengandung gluten. Bahan baku nasi putih, yakni beras putih juga dapat diolah jadi berbagai macam makanan, seperti mi, bihun, tepung, hingga minuman.

    Ilustrasi nasi putih. Pixabay.com/Hans Braxmeier

    Kamu yang sedang membutuhkan energi yang besar dalam waktu singkat, maka makanlah nasi putih. Nasi juga mengandung serat yang akan berubah menjadi asam lemak untuk menjaga kesehatan usus dan mengurangi risiko kanker kolorektal.

    Di samping manfaat nasi putih tadi, ada pula risiko jika terlalu banyak mengkonsumsinya. Nasi putih memiliki kadar kalori yang tinggi dan akan kian menumpuk di dalam tubuh sehingga mengakibatkan kenaikan berat badan. Hanya saja, kebiasaan makan nasi putih ini juga tergantung bagaimana pola asupan nutrisi seseorang. Jika dia makan nasi putih terlalu banyak diiringi dengan asupan lain yang juga tinggi kalori, maka semakin bertumpuk-tumpuk di dalam tubuh.

    Indeks glikemik nasi putih juga terbilang tinggi. Indeks glikemik merupakan ukuran seberapa cepat tubuh mampu mengubah karbohidrat menjadi gula yang akan diserap ke dalam aliran darah. Semakin tinggi nilai indeks glikemik suatu makanan, maka semakin cepat menaikkan kadar gula darah.

    Rentang tinggi rendahnya indeks glikemik adalah makanan dengan indeks glikemik di bawah 55 termasuk rendah, indeks 56 – 69 termasuk sedang, dan di atas 70 terbilang tinggi. Nasi putih memiliki nilai indeks glikemik 64. Memang masuk kategori sedang, namun mendekati kelompok tinggi apalagi jika diikuti dengan asupan makanan atau minuman lain yang mengandung kadar gula tinggi.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H