Cara Mudah Membuat Sendiri Emping dari Biji Melinjo

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga memasak biji melinjo untuk dijadikan emping dengan menggunakan pasir saat Festival Condet Punye Potensi di kawasan Condet, Jakarta, 31 Maret 2018. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Warga memasak biji melinjo untuk dijadikan emping dengan menggunakan pasir saat Festival Condet Punye Potensi di kawasan Condet, Jakarta, 31 Maret 2018. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta  - Emping merupakan salah satu makanan tradisional Indonesia hasil dari olahan biji melinjo. Emping jadi komoditi makanan yang banyak digemari oleh semua kalangan masyarakat, sebab  kandungan rasa biji melinjo punya sensasi juga aromanya yang khas

    Biji melinjo yang sudah menjadi  Emping dalam ukuran 100 gram mengandung energi sebesar 345 kilokalori, karbohidrat 71,5 gram, protein 12 gram, kalsium 100 miligram, lemak 1,5 gram, fosfor 400 miligram, dan zat besi 5 miligram, juga vitamin B1 0,2 miligram.  Perkiraan satu pohon melinjo dewasa dapat menghasilkan 20 – 25 Kilogram buah untuk setiap panennya sehingga bisa dikatakan tanaman melinjo ini bernilai ekonomis, sebab di pasaraan harga per kilo melinjo bisa sampai 9 ribu rupiah.

    Jika ingin menjajal usaha rumah tangga, pilihan ini bisa dilakukan berbahan dasar biji melinjo sebagai berikut:

    Proses pertama membuat emping adalah pengumpulan biji melinjo, jika anda memiliki pohonnya sendiri, bisa melakukan pemetikan sendiri atau mengutip melinjo yang jatuh, atau jika sulit anda bisa beli di petani atau pengepul melinjo. Pilihlah melinjo yang warna kulitnya sudah kuning atau merah.

    Pilihlah melinjo yang benar-benar segar, jangan sampai ada yang sudah dalam kondisi busuk. Saat semua biji melinjo sudah terkumpulkan, bersihkan kulit bagian luarnya, kemudian kupas, diamkan selama satu hari untuk tahap selanjutnya.

    Baca: Selain Emping, 3 Oleh-Oleh Dari Cirebon Ini Tak Kalah Enak

    Masuk pada proses penggorengan, penggorengan di sini bukan menggunakan minyak, tapi menggunakan pasir sungai, caranya sangat mudah tinggal panaskan pasir di atas wajan, buah melinjo yang didiamkan sebelumnya digoseng bersama pasir panas, aduk terus sampai terlihat kulitnya semakin kering. Adapun tujuan penggosengan ini supaya mengurangi kadar air juga membuat tekstur kulit ari melinjo mudah terkelupas hingga menyisakan bijinya saja.

    Saat semua biji melinjo terpisah dari kulitnyaa, yang bisa dilakukan selanjutnya ada menumbuk biji-biji calon emping dalam kondisi yang masih panas sehingga pada proses penumbukan dengan palu tekstur biji melinjo mengembang dan tidak pecah berantakan, lakukan penumbukan sesuai dengan selera.

    Pada umumnya di proses penumbukan bisa ditimpa sampai enam buah biji, sehingga ukurannya lumayan agak lebar dan disesuaikan dengan pesanan.

    Pada tahap ini biji melinjo yang sudah dalam bentuk gepeng, sudah disebut emping ya. Kondisinya yang menempel pada telenan tempat penumbukan harus segra dipindahkan ke tempat wadah besar yang nantinya siap dijemur.

    Klasifikasi penjemuran. Jika dijemur di panas terik matahari, emping tidak perlu waktu yang lama untuk dapatkan tektur emping yang kering cukup dua jam dan harus dibolak-balikkan supaya kering merata. Selesai dijemur angkat emping dan bisa disimpan di tempat yang kedap udara juga tidak lembap.

    Proses pembuatan emping mudah, kan? Meski demikian, jangan terlalu banyak pula mengonsumsi emping apalagi semua komposisinya asli berbahan dasar biji melinjo.

    Dari  riset kesehatan,  emping yang berasal dari jenis Gnetum gnemon L ini, punya kandungan purin relatif tinggi, berkisar antara 50 hingga 150 miligram per 100 gram sajian, sehingga risiko asam urat dalam darah dapat mengancam jika dikonsumsi berlebihan.

    TIKA AYU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.