Jangan Konsumsi Makanan Ini Bersamaan, Cek Bahayanya bagi Tubuh

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi susu pisang coklat. shutterstock.com

    Ilustrasi susu pisang coklat. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ilmu makanan dan makan menekankan pentingnya cara makan yang benar, juga tentang manfaat kombinasi makanan. Misalnya, teh hijau dan lemon adalah kombinasi makanan yang luar biasa sehat, yang meningkatkan manfaat teh hijau dan lemon. Atau menambahkan air jeruk ke teh hijau meningkatkan kemampuan tubuh menyerap antioksidan lebih dari lima kali.

    Menurut Ayurveda atau metode pengobatan tertua di India, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi berbarengan karena bisa berdampak buruk pada kesehatan. Berikut daftarnya, dilansir dari Boldsky.

    Madu dan lemak
    Menurut Ayurveda, mencampurkan madu dengan lemak itu tidak benar. Madu memiliki sifat panas dan dingin, dan seseorang tidak boleh menggabungkan sifat yang berlawanan dalam jumlah yang sama, terutama jika madu dipanaskan dan dicampur dengan lemak karena menghasilkan HMF (senyawa organik yang terbentuk dari gula dalam lingkungan asam selama perlakuan panas), yang dapat menyebabkan efek samping.

    Madu dan lobak
    Menurut Ayurveda, menggabungkan lobak dengan madu dapat menyebabkan pembentukan senyawa beracun, yang dapat menyebabkan masalah pencernaan yang berbahaya.

    Baca juga: Pandemi Covid-19, Ini Jenis Makanan yang Laris Manis

    Madu dan air mendidih
    Menambahkan madu ke dalam air panas menyebabkan peningkatan besar hydroxymethyl furfuraldehyde (HMF), yang dapat meningkatkan racun dalam tubuh.

    Susu dan melon
    Semua melon tidak boleh digabungkan dengan susu karena keduanya mendingin. Tetapi, susu bersifat pencahar dan melon diuretik. Susu membutuhkan lebih banyak waktu untuk pencernaan dan asam lambung, yang dibutuhkan untuk mencerna melon, menyebabkan susu mengental. Jadi, Ayurveda menyarankan untuk tidak mengonsumsi susu dengan makanan asam.

    Susu dan pisang
    Menurut Ayurveda, makan pisang dan susu bersamaan dapat mengurangi agni atau api, yang bertanggung jawab untuk pencernaan dan metabolisme makanan.

    Susu dan telur
    Meskipun aman untuk memasak telur dan susu bersamaan, tapi tidak boleh. Padahal ini sesuatu yang oleh banyak orang yang sedang membangun otot dianggap sebagai makanan berenergi. Mengonsumsi telur mentah dapat menyebabkan infeksi bakteri, keracunan makanan, dan defisiensi biotin.

    Ilustrasi steak dan kentang. Tempo/Reza Maulana

    Daging dan kentang
    Jika protein hewani dimakan bersama dengan karbohidrat seperti kentang, maka cairan pencernaan yang berbeda dapat saling menetralkan efektivitas. Proteinnya dikenal bisa membusuk dan karbohidratnya bisa berfermentasi. Hal ini dapat mengakibatkan pembentukan gas dan perut kembung di dalam sistem. Ini adalah salah satu kombinasi makanan yang tidak cocok dan harus dihindari.

    Teh hijau dan susu
    Teh hijau mengandung flavonoid yang disebut katekin, yang memiliki beberapa efek menguntungkan bagi jantung. Saat susu ditambahkan ke teh ini, maka protein dalam susu, yang disebut kasein, dapat berinteraksi dengan teh hijau untuk mengurangi konsentrasi katekin.

    Buah setelah makan
    Buah tidak cocok dengan makanan lain. Buah-buahan mengandung gula sederhana yang tidak membutuhkan pencernaan dan bisa bertahan di perut untuk waktu yang lama. Makanan yang kaya lemak, protein, dan pati tidak akan bertahan lama karena harus dicerna. Jadi, makan buah setelah makan akan membuat gula buah bertahan di perut dalam jangka waktu lama dan bisa berfermentasi. Beberapa kombinasi makanan yang salah lainnya adalah:

    -Biji-bijian (gandum, nasi, jagung, barley, oat) dengan buah atau tapioka.
    -Kacang dengan buah, keju, susu, dan yogurt.
    -Minuman panas dengan mangga, keju, ikan, daging, yogurt.
    -Telur dengan melon, daging, dan yogurt.
    -Lemon dengan susu, tomat, yogurt.
    -Lobak dengan kismis, pisang, susu.
    -Yoghut dengan keju, ikan, telur, susu, sayuran (tomat, kentang, paprika, terong), tapioka dengan buah ( pisang dan mangga), kacang-kacangan, kismis.
    -Kemangi dengan susu.
    -Bayam dengan biji wijen.
    -Sayuran dengan melon, mentimun, produk susu.

    Beberapa kombinasi makanan yang salah dapat menyebabkan retensi air dalam tubuh, yang dikenal sebagai kleda dan dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan kecil. Sementara cara setiap makanan mempengaruhi tubuh bervariasi, dari jenis makanan ke individu yang berbeda. Beberapa masalah umum adalah:

    -Gangguan pencernaan
    -Fermentasi
    -Pembusukan
    -Pembentukan gas
    -Diare
    -Toksaemia (keracunan darah oleh racun dari infeksi bakteri lokal) dan kematian yang jarang terjadi kasus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.