Ragam Manfaat Pepaya buat Kesehatan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pepaya. boldsky.com

    Ilustrasi pepaya. boldsky.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pepaya memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa dari seluruh bagian pohon. Baik dimakan mentah atau matang, daun, biji, hingga buah pepaya kaya nutrisi penting bagi tubuh.

    Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients, pepaya mengandung nutrisi seperti vitamin A, magnesium, vitamin C, vitamin E, kalium, vitamin B, asam pantotenat, folat, serat makanan, asam lemak oleat, asam linoleat, asam stearat, flavonoid, saponin, antosianin, glukosinolat, tokoferol (alfa dan gamma), betakaroten, dan benzil isotiosianat. Nutrisi tersebut bertanggung jawab atas antioksidan, antidiabetes, hipolipidemik, antikanker, anti-inflamasi, antimikroba, anticacing, dan efek penyembuhan luka.

    Pepaya dapat membantu mengobati dan mengelola berbagai penyakit kronis, termasuk gangguan inflamasi dan infeksi. Berikut beberapa manfaat pepaya.

    Manfaat makan pepaya
    Pepaya kaya vitamin, mineral, dan senyawa fenolat. Buah ini juga rendah kalori dan mengandung enzim proteolitik penting, dari papain dan simopapain, yang memberikan banyak manfaat kesehatan bagi tubuh. Nutrisi dalam pepaya membantu meningkatkan sistem pencernaan, mengurangi peradangan, meningkatkan pemecahan protein dalam tubuh, menjaga kesehatan mata, mencegah penyakit kardiovaskular, mengelola diabetes, dan banyak lagi.

    Pepaya mentah lebih baik dari yang matang
    Pepaya mentah adalah buah yang dipetik saat masih hijau. Tidak seperti pepaya matang, pepaya mentah memiliki daging putih yang renyah dan rasa serta tekstur yang berbeda. Studi mengatakan pepaya mentah mengandung lebih banyak papain dan simopapain daripada yang matang. Ada banyak manfaat pepaya mentah, bahkan ada yang lebih besar dari yang sudah matang, daun, atau biji pepaya. Pepaya mentah rendah kalori dan tinggi energi dan serat. Selain itu, tinggi beta-karoten dan likopen dibandingkan pepaya matang dan tomat.

    Manfaat daun pepaya
    Daun pepaya memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa. Mereka juga banyak digunakan dalam bentuk jus atau teh untuk mengobati penyakit seperti demam berdarah, nyeri haid, malaria, masalah kulit, mulas, masalah rambut, diabetes, dan hipertensi. Seiring dengan enzim vital seperti papain dan simopapain, daun pepaya juga mengandung senyawa yang disebut karpain dengan sifat pencegahan penyakit yang unik. Daun pepaya telah dianggap sebagai ramuan yang luar biasa, sehat dan paling dicintai sejak zaman kuno.

    Nutrisi kesehatan dari biji pepaya
    Biji pepaya juga memiliki manfaat untuk kesehatan, meski sering dibuang karena tidak bisa dimakan. Banyak orang yang tidak menyadari biji pepaya juga dapat dimakan, baik dalam bentuk segar maupun bubuk, dan yang terpenting biji pepaya kaya nutrisi. Biji pepaya mengandung banyak fosfor, zat besi, magnesium, kalsium, serat, asam lemak, protein, dan antioksidan. Mereka juga baik untuk pengelolaan dan pencegahan penyakit seperti gangguan hati, kanker, dan penyakit inflamasi.

    Manfaat pepaya kering
    Pepaya yang dikeringkan ini dapat berupa potongan atau bubuk. Biji pepaya juga dikeringkan dan dihancurkan hingga menjadi bubuk. Mengeringkan pepaya dapat membantu melestarikan beberapa nutrisi penting seperti fenolat, flavonoid, mineral, dan vitamin sehingga memberikan manfaat yang kira-kira sama dengan pepaya segar.

    Baik untuk diabetes
    Diet dan olahraga adalah beberapa cara diabetes dapat dikelola seumur hidup. Pepaya dianggap sebagai penghambat alami kadar glukosa tinggi dalam tubuh. Selain itu, harga pepaya terbilang murah, mudah didapat, dan tidak beracun. Efek antidiabetes, antioksidan, imunomodulasi, dan anti-inflamasi pepaya membantu mencegah risiko diabetes atau membantu mengelolanya pada orang yang sudah memiliki kondisi tersebut.

    Yang harus menghindari pepaya
    Pepaya memiliki banyak manfaat kesehatan bagi semua orang. Namun, makanan super ini tidak selalu sehat atau aman bagi sebagian orang, seperti ibu hamil dan yang memiliki masalah kulit, ginjal, dan hati. Senyawa lateks dan fenolat dalam pepaya dapat memicu reaksi inflamasi pada beberapa orang dan menyebabkan efek samping, dapat menyebabkan keguguran, memperburuk fungsi hati pada orang yang sudah memiliki penyakit hati, dan menyebabkan alergi kulit.

    Manfaat untuk bayi
    Pepaya bisa dimasukkan ke dalam menu MPASI dalam jumlah kecil sebab pepaya sarat nutrisi yang meningkatkan kesehatan, yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan. Pepaya juga dapat membantu mengobati ruam, luka bakar pada anak, cacingan pada bayi, serta menjaga kesehatan ibu juga.

    Baca juga: 7 Manfaat Daun Pepaya, Berpotensi Cegah Pertumbuhan Sel Kanker


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.