Awas, Kelelahan Bisa Jadi Awal Gejala Penyakit Autoimun

Reporter

Ilustrasi autoimun. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Banyak jaringan tubuh dan hampir semua organ dalam tubuh bisa menjadi lokasi berkembangnya penyakit autoimun dan lebih dari 100 penyakit autoimun yang dibedakan dalam dua jenis. Di antara lebih dari 100 penyakit autoimun terdapat tujuh penyakit yang paling umum dikeluhkan, yaitu diabetes tipe 1, artritis reumatoid (RA), psoriasis/artritis psoriatik, multipel sklerosis, lupus eritematosus sistemik (LES), radang usus, dan addison.

Spesialis penyakit dalam, konsultan alergi imunologi di Siloam Hospital Sriwijaya Palembang, Masdianto Musai, menyebutkan gejala autoimun dimulai dari kelelahan.

“Penyakit autoimun bahkan dimulai dengan sejumlah gejala ringan, misalnya kelelahan, pegal otot, demam ringan, dan lainnya. Namun, gejala ini berkepanjangan atau dalam kurun waktu yang lama,” ujar Masdianto.

Dia menambahkan penyebab penyakit autoimun belum teridentifikasi secara pasti. Namun, terdata jelas seperti layaknya penyakit-penyakit lain, penyebab cenderung karena faktor genetik atau keturunan, lingkungan tempat tinggal, gaya hidup yang tidak sehat, termasuk perubahan hormon dan infeksi.

“Merokok tembakau, konsumsi alkohol, obesitas, dan atau penyakit penyerta lain merupakan faktor risiko. Data valid pun menunjukkan adanya faktor risiko tinggi pada wanita rentan usia 20-50 tahun," tambahnya.

Risiko imun
Pencegahan autoimun dapat dengan melakukan pemeriksaan risiko imun, yaitu pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi berdasarkan faktor genomik seseorang dengan mengacu pada faktor risiko terhadap penyakit autoimun. Dia mengingatkan pencegahan dilengkapi dengan perbaikan faktor lingkungan tempat tinggal dan gaya hidup yang sehat sebagai pencegahan terbaik terhadap penyakit autoimun.

Di awal pencegahan autoimun, dokter akan mendiagnosa penyakit diawali dengan wawancara, pemeriksaan fisik, tes antinuklir antibodi (ANA) yang berfungsi untuk mengetahui aktivitas antibodi yang menyerang tubuh dan dilanjutkan melakukan tes autoantibodi untuk mendeteksi karateristik antibodi dalam tubuh, tes darah, dan lainnya.

"Pahami bahwa sebagian besar atau banyak keluhan penyakit autoimun belum dapat disembuhkan dengan obat. Akan tetapi, apabila gejala timbul dapat diringankan dan dicegah agar tidak memburuk atau flare. Pengobatannya pun akan merujuk kepada penyakit yang diderita pasien," paparnya.

Penyakit autoimun sangat bisa berkomplikasi serius ke penyakit atau keluhan seperti jantung, kerusakan saraf atau organ seperti hati, ginjal, depresi, atau gangguan kecemasan. Adapun, bagi wanita yang terdiagnosis autoimun dengan rencana kehamilan jika mengalami kondisi enam bulan stabil, dokter akan mengizinkan untuk melanjutkan proses kehamilan.

Namun, dokter tetap akan menjelaskan tiga kemungkinan penyakit autoimun yang diderita selama kehamilan, yaitu terjadi perburukan, stabil atau sama saja, dan tentunya terjadinya perbaikan karena kehamilannya. Dia mengingatkan meski pencegahan penyakit autoimun secara medis dapat dilakukan, pencegahan terbaik adalah menerapkan pola hidup sehat dan rutin berolahraga, dilengkapi konsultasi, juga pemeriksaan secara berkala melalui deteksi risiko imun yang direkomendasikan untuk menghindari keluhan penyakit autoimun dan komplikasinya.

Baca juga: Inilah 10 Jenis Penyakit Autoimun yang Paling Umum






Inilah 6 Penyebab Rambut Memutih pada Usia Muda

1 hari lalu

Inilah 6 Penyebab Rambut Memutih pada Usia Muda

Folikel rambut memiliki sel pigmen yang memberi warna pada rambut. Folikel rambut bisa kehilangan pigmen mengakibatkan rambut beruban.


Catat, Inilah 5 Penyakit yang Kerap Memicu Mati Muda

2 hari lalu

Catat, Inilah 5 Penyakit yang Kerap Memicu Mati Muda

Gaya hidup yang buruk menjadi penyebab utama anak muda mengalami penyakit serius sehingga memicu terjadinya kematian dini. Berikut lima penyakit yang kerap menyebabkan mati muda.


Merasakan Sakit Dada Bagian Kiri, Bisa Disebabkan karena 7 Penyakit Ini

3 hari lalu

Merasakan Sakit Dada Bagian Kiri, Bisa Disebabkan karena 7 Penyakit Ini

Pernahkah merasakan sakit dada bagian kiri? Jangan dianggap remeh, bisa jadi itu merupakan tanda dari penyakit berbahaya.


Mengenal Penyakit Neurofibromatosis Tipe 1, Tumbuhnya Tumor pada Jaringan Saraf akibat Kelainan Genetik

3 hari lalu

Mengenal Penyakit Neurofibromatosis Tipe 1, Tumbuhnya Tumor pada Jaringan Saraf akibat Kelainan Genetik

Neurofibromatosis Tipe 1 mempengaruhi sekitar 1 dari 3.000 orang di seluruh dunia.


Seberapa Sering Harus Membersihkan Kamar Mandi Secara Menyeluruh?

4 hari lalu

Seberapa Sering Harus Membersihkan Kamar Mandi Secara Menyeluruh?

Jika sesuatu terlihat atau berbau kotor, itu berarti sudah lewat waktunya untuk membersihkan kamar mandi


Inilah Khasiat Daun Lumut yang Tidak Banyak Diketahui

6 hari lalu

Inilah Khasiat Daun Lumut yang Tidak Banyak Diketahui

Karena mengandung saponin dan polifenol, daun lumut banyak diincar dan dijadikan sebagai obat yang berkhasiat untuk tubuh.


Waspada Mata Kering, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

8 hari lalu

Waspada Mata Kering, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Mata kering ditandai dengan rasa terbakar dan muncul kemerahan pada mata. Berikut cara menanganinya.


5 Tanda Respons Kekebalan Tubuh Mulai Terganggu

12 hari lalu

5 Tanda Respons Kekebalan Tubuh Mulai Terganggu

Orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah memiliki risiko infeksi lebih tinggi dibanding yang lain. Berikut gejala dan tanda kekebalan tubuh menurun.


Wabah Kolera di Haiti Memburuk

13 hari lalu

Wabah Kolera di Haiti Memburuk

Otoritas kesehatan Haiti telah mengkonfirmasi ada lebih dari 700 kasus penyakit kolera dan 144 kasus berujung kematian sejak awal Oktober 2022.


Riwayat Pekerjaan Satu Keluarga Tewas di Kalideres Ditelusuri, Ada yang Kerja di Percetakan

13 hari lalu

Riwayat Pekerjaan Satu Keluarga Tewas di Kalideres Ditelusuri, Ada yang Kerja di Percetakan

Polisi masih menyelidiki riwayat pekerjaan empat orang satu keluarga tewas di Kalideres.