Selasa, 19 Juni 2018

Hipnoterapi, Bobot Perempuan Ini Turun 38 Kilogram  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Budi Yanto

    TEMPO/Budi Yanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Tubuh Danielle Davies membengkak setelah putus cinta dari kekasihnya. Davies, yang patah hati, melarikan diri ke tumpukan makanan. Akibatnya, bobot tubuhnya terus menanjak naik sampai 88 kilogram. Sadar akan ancaman penyakit, Davies berusaha menurunkan lagi berat badannya. Dia mencoba segala macam bentuk diet, tapi tak ada satu pun yang berhasil.

    Ibu Davies, Beverley Davies, menyarankan si anak untuk mencoba hipnoterapi. Kata sang ibu, dalam sekali sesi, selama 25 menit, Davies bakal diyakinkan bila ukuran perutnya telah menyusut. Kebetulan sang bunda adalah seorang hipnoterapis.

    "Waktu mendengar ide ibu, saya menertawakannya," kata Davies seperti yang dikutip Mail Online, Senin, 25 Februari 2013. "Ternyata, bobot saya turun 38 kilogram dalam enam bulan sesi hipnoterapi."

    Davies memiliki tinggi badan 167 sentimeter. Hipnoterapi telah membuat berat badannya menjadi 50 kilogram. Kini dia tampak begitu langsing. "Saya tidak cukup berterima kasih kepada ibu dan sedikit merasa bersalah karena sempat skeptis dengan sarannya," ujar Davies.

    Sebelum putus cinta, berat badan Davies sekitar 57 kilogram. Dan kala patah hati, ia melahap pelbagai menu cepat saji. Seperti pizza, burger, hingga keripik kentang dan cokelat. Ketika bobotnya sudah berlebih, Davies mencoba diet hingga berpuasa. "Tapi hanya turun 6-12 kilogram, yang kemudian naik lagi."

    Kala menjalani hipnoterapi dengan sang ibu, Davies merasa ada yang aneh. Akan tetapi, tubuhnya menjadi santai. Ia memejamkan mata dan bersandar di sofa, sementara Baverley Davies berbicara soal makanan sehat. Sepanjang sesi, Davies merasa mengantuk dan badannya menghangat, tapi ia terus terjaga sepanjang waktu.

    "Selama itu, tidak ada perbedaan yang terjadi. Tapi berjam-jam kemudian, saya tak merasakan lapar," ujarnya.

    Selama sesi, Baverley Davies mengatakan bila si anak memiliki perut kecil. Bahkan, ada sebuah palang yang mencegah makanan masuk terlalu banyak. Lagipula junk food bakal membuatnya sakit. "Ke alam bawah sadarnya, saya juga bilang kalau makanan sehat lebih menarik," kata terapis yang kini membuka sesi penurunan berat badan.

    MAIL ONLINE | CORNILA DESYANA

    Baca juga
    Rusia Perketat Larangan Merokok

    Sel Otak Punya Cara Melindungi Diri dari Stroke

    Mengapa Ngemil di Malam Hari Buruk Buat Kesehatan?

    10 Larangan Saat Mendaki Gunung


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Timnas dengan Trofi Piala Dunia Terbanyak

    Merebut gelar juara di Piala Dunia bukan hal yang mudah. Dalam kompetisi empat tahunan itu, tim nasional dari berbagai negara harus bersaing ketat.