Pekerjaan tentang Kopi yang Sering Terlupakan

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatihan barista menjadi salah satu pilihan pelatihan karena profesi ini masih sangat dibutuhkan.

    Pelatihan barista menjadi salah satu pilihan pelatihan karena profesi ini masih sangat dibutuhkan.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebanyakan masyarakat hanya mengetahui bahwa ahli kopi hanya seorang barista. Penyeduh kopi profesional  Evani Jesslyn mengatakan untuk menikmati kopi, ada banyak pihak yang harus ikut andil mempersiapkannya selain barista. “Banyak sekali pekerjaaan yang berhubungan dengan kopi terlupakan,” katanya saat dihubungi Jumat 29 September 2017.

    Evani menyebutkan bahwa untuk menjadi seorang barista, ada baiknya mengetahui berbagai alur yang harus dilintasi pekerjaan yang berhubungan kopi. Pertama petani. Evani mengatakan masih banyak orang yang melupakan bagaimana petani harus gigih merawat pohon kopi untuk menghasilkan biji-biji berkualitas. Petani kopi dari daerah Toraja misalnya, harus menaiki kuda karena rata-rata kebun kopi di daerah itu tinggi sekali.  Ada pula para petani kopi di Papua yang harus memikul air dari bawah untuk mengairi kebun kopinya secara manual di atas gunung. Baca: Hari Kopi Dunia, Sudah Tahu Kopi dari Lepehan Kera?

    Lalu ada pula roaster atau para pemasak biji kopi. Kesempurnaan teknik roasting atau memasak biji ini yang akan menentukan rasa dan kualitas kopi saat diseduh. Tingkat kematangan dan suhu saat roasting sangat menentukan kualitas bubuk kopi yang sudah siap seduh nantinya. “Sebaiknya kita juga mempelajari konsep memasak biji kopi selain dengan mesin, juga secara manual,” kata Evani.

    Selain itu ada juga para sensori, pada tahap ini orang akan mencicipi kopi-kopi. Apakah pengolahan biji kopi itu bisa menghasilkan rasa khasnya. “Bila tidak, tim ini akan menelaah kembali pengolahan biji kopi pada tahap apa yang tidak tepat,” kata Evani. Baca: Mau Jadi Ahli Kopi, Tahu Syarat Utamanya?

    Terakhir ada pula Q Grader atau quality grader. Para Q Grader bertugas seperti Quality Control dalam suatu perusahaan. Q Grader mengevaluasi kembali hasil pengolahan kopi sebelum dipasarkan ke masyarakat luas.

    Menurut Evani, tidak semua barista ahli dalam setiap tahap pengolahan kopi itu. “Biasanya ada keahliannya masing-masing. Saya sendiri, lebih ahli di bidang roasting dan sensori,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.