4 Makanan Ini Tingkatkan Massa Otot, Ada Greek Yoghurt dan Telur

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi greek yoghurt (pixabay.com)

    Ilustrasi greek yoghurt (pixabay.com)

    TEMPO.PO, Jakarta - Asupan harian protein yang disarankan para ahli kesehatan adalah 56 gram untuk laki-laki. Jumlah asupan protein yang cukup dapat membantu Anda menurunkan berat badan dan lemak perut, sekaligus meningkatkan massa dan kekuatan otot.

    Baca juga: 3 Olahraga Ringan yang Bantu Kesehatan Otot Kaki

    Menurut Health Line dan WebMD, berikut adalah makanan yang dapat membantu para pria memenuhi asupan protein pada tubuh.

    1. Telur

    Telur utuh adalah salah satu makanan paling sehat dan bergizi. Selain kaya akan vitamin, mineral dan lemak sehat, ia juga mengandung protein tinggi, khususnya putih telur.

    Kandungan protein: 1 buah telur memiliki 6 gram protein dengan 78 kalori.

    2. Dada ayam

    Dada ayam adalah salah satu makanan yang terkenal rendah lemak. Selain itu, ia juga kaya akan protein. Oleh karena itu, dada ayam sangat cocok bagi pria yang ingin mengembangkan massa ototnya.

    Kandungan protein: 1 dada ayam panggang mengandung 53 gram, dengan 284 kalori.

    3. Oat

    Oat adalah salah satu biji-bijian tersehat yang ada di dunia. Ia dikenal kaya akan serat, magnesium, mangan, vitamin B1 dan beberapa nutrisi lainnya. Ia juga memiliki kandungan protein yang tinggi.

    Kandungan protein: Setengah cangkir gandum mentah mengandung 13 gram, dengan 303 kalori.

    4. Greek yoghurt

    Diantara seluruh jenis yoghurt, greek yoghurt dengan tekstur kental, tapi tetap lunak dipercaya sebagai pilihan yang mengandung paling banyak protein. Namun masih banyak orang yang salah memakan greek yoghurt. Seharusnya, greek yoghurt hambar dan tidak diberi gula tambahan.

    Kandungan: Satu wadah berisi 170 gram mengandung 17 gram protein, dengan hanya 100 kalori.

    Baca juga: Perkuat Otot Panggul dengan 6 Gerakan Mudah Ini

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | HEALTHLINE | WEBMD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.