3 Bahan Dapur Ini Bisa untuk Membersihkan Perabot Rumah Tangga

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perabot rumah tangga (pixabay.com)

    Ilustrasi perabot rumah tangga (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Membersihkan perabot rumah tangga kadang-kadang menjadi pekerjaan sulit. Apalagi jika kotoran yang menempel tidak mau hilang. Nah, selain menggunakan pembersih khusus yang beredar di pasaran, beberapa bahan dapur juga bisa dimanfaatkan.

    Baca juga: Rumah Kotor Ditinggal Mudik, Bersihkan dengan 7 Alat Ini

    Soda kue, cuka, garam, dan jeruk lemon biasa digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat produk pembersih perabotan rumah. Namun Carolyn Forte, direktur divisi perabotan rumah tangga dan produk pembersih di majalah Good Housekeeping di Amerika Serikat, memperingatkan agar Anda mempelajari terlebih dahulu sifat-sifat bahan yang akan digunakan sebagai produk pembersih perabotan rumah tangga.

    Pahami beberapa manfaat dasar dari bahan-bahan yang akan Anda gunakan sebagai produk pembersih. Misalnya cuka dapat menghilangkan lemak, membersihkan endapan mineral, serta mempunyai kualitas disinfektan. Namun jangan menggunakan cuka secara berlebihan, sebab dapat membuat perabotan menjadi kusam.

    Sedangkan air lemon yang dicampur sedikit garam padat menghapus noda karat. Tapi jangan sekali-sekali menggunakan campuran lemon dan garam di perabotan kayu karena akan merusak lapisan luarnya.

    Soda kue adalah bahan untuk menghilangkan bau yang efektif dan berfungsi sebagai bahan abrasif ringan. Namun jangan sekali-sekali mencampurnya dengan cuka. “Soda kue dan cuka tidak boleh dicampurkan. Karena ketika bercampur mereka menjadi tidak efektif untuk membersihkan dan jika dimasukkan dalam toples mereka akan meledak,” kata Caroly Forte mengingatkan.

    Baca juga: Meja Berdiri Baik untuk Kesehatan saat Bekerja? Simak Ahli

    TABLOID BINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lembaga Survei: 5 Hal Penting dalam Quick Count Pilpres 2019

    Perkumpulan Survei Opini Publik angkat bicara soal quick count di Pemilu dan Pilpres 2019 yang diragukan kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.