Mengenal Penyakit Hipoglikemia yang Terjadi kepada Dorce Gamalama

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi diabetes. Freepik.com

    Ilustrasi diabetes. Freepik.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Dorce Gamalama mengidap penyakit diabetes. Pada Kamis malam, 7 Oktober 2021, dia dilarikan ke Rumah Sakit Primaya Bekasi karena kondisi kesehatannya menurun hingga tak sadarkan diri. Dokter mendiagnosis Dorce mengalami hipoglikemia.

    Dokter Spesialis Saraf Primaya Hospital Bekasi Barat, Fakhrunnisa mengatakan, hipoglikemia adalah istilah medis yang mengacu pada kondisi ketika kadar gula atau glukosa dalam darah terlalu rendah. "Glukosa adalah sumber energi utama untuk otak dan tubuh," kata Fakhrunnisa dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Senin, 11 Oktober 2021.

    Kisaran kadar glukosa darah yang normal adalah 70-140 miligram per desiliter (mg/dL). Kadar gula darah pada setiap orang berbeda berdasarkan makanan terakhir dan hal lain, termasuk obat-obatan. Jika kadar gula darah turun terlalu rendah, perlu perawatan segera untuk menghindari risiko seperti kejang, pingsan, hingga kerusakan otak.

    Dokter yang menangani Dorce Gamalama ini menjelaskan, glukosa berperan menyediakan energi yang dibutuhkan untuk kerja tubuh sehari-hari. Organ yang paling memerlukan glukosa adalah otak. Otak manusia penuh dengan neuron yang terus memanfaatkan glukosa untuk menjalankan fungsi, seperti berpikir, belajar, dan mengingat sesuatu.

    Ilustrasi tes gula darah penderita diabetes (pixabay.com)

    Ketika otak tidak mendapatkan cukup glukosa, neuron tidak memiliki bahan bakar yang dibutuhkan untuk berkomunikasi dengan seluruh tubuh dan tak dapat melakukan tugasnya dengan baik. Fakhrunnisa menambahkan, hipoglikemia terjadi antara lain karena penggunaan insulin dan penggunaan obat lain yang tidak sesuai dengan dosis oleh penderita diabetes.

    Penyebab lainnya adalah kurangnya asupan karbohidrat yang diproses oleh tubuh menjadi glukosa, menjalankan puasa berlebih atau terlambat makan, melakukan aktivitas fisik dengan intensitas tinggi dalam waktu lama, mengkonsumsi minuman beralkohol berlebih. Kekurangan glukosa juga dapat terjadi ketika tubuh memproduksi insulin berlebih, kekurangan hormon yang bertugas mengatur produksi glukosa, serta mengalami penyakit kritis tertentu seperti hepatitis, sirosis hati, atau tumor pankreas.

    Penderita diabetes lebih rentan mengalami hipoglikemia karena obat-obatan dan insulin yang digunakan melebihi dosis. Insulin berperan mengendalikan glukosa, termasuk menurunkan kadar gula darah yang terlalu tinggi. Namun demikian, ada risiko tubuh justru kelebihan insulin jika digunakan secara tidak tepat sehingga kadar gula darah pun tidak sekadar turun, melainkan melorot di bawah normal.

    Baca juga:
    Dorce Mengaku Bangkrut, Harta yang Tersisa Bikin Bingung Warganet


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rachel Vennya Diduga Tak Menyelesaikan Masa Karantina Usai Pulang dari AS

    Rachel Vennya diduga tak menyelesaikan masa karantina yang semestinya ia lalui sepulang dari Amerika Serikat. Dugaan datang dari unggahan Instagram.