Hormon Tiroid Tak Seimbang, Cek Tandanya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi tiroid. Shutterstock

    Ilustrasi tiroid. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu kondisi Kesehatan yang biasanya diabaikan adalah tiroid. Padahal, meskipun bagian kecil atau kelenjar tubuh, tiroid memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan.

    Terletak di leher depan, kelenjar tiroid membantu menghasilkan hormon tiroid yang mengatur berbagai fungsi tubuh, termasuk suhu tubuh, detak jantung, dan banyak lagi. Banyak yang bisa salah jika hormon tiroid tidak seimbang.

    Menurut dokter Ayurveda, Dr. Dixa Bhavsar, jika tiroid tidak seimbang, semua fungsi tubuh akan terpengaruh, baik itu metabolisme, tingkat energi, suhu tubuh, kesuburan, penambahan/penurunan berat badan, menstruasi, kesehatan rambut, suasana hati dan kesehatan mental, serta detak jantung. Dia menyoroti beberapa tanda yang menunjukkan ketidakseimbangan tiroid dan mungkin memerlukan pemeriksaan segera, seperti dilansir dari Times of India.

    Metabolisme lambat dan tingkat energi menurun
    Tiroid membantu mengontrol metabolisme. Fungsi utama metabolisme adalah mengubah makanan menjadi energi sehingga membantu fungsi tubuh lebih baik.

    Menurut Bhavsar, "Hormon ini membantu mencerna makanan, menyerap nutrisi yang diperlukan, dan juga memberi energi dengan memetabolisme makanan."

    Ketika kelenjar endokrin tidak menghasilkan cukup hormon, itu memperlambat metabolisme, menyebabkan penurunan tingkat energi dan kelelahan.

    Perubahan berat badan
    Ketidakseimbangan tiroid dapat menyebabkan penurunan atau penambahan berat badan. Penderita hipotiroidisme mungkin merasa sangat sulit mempertahankan berat badan yang sehat mengingat hormon yang dilepaskan kelenjar tiroid membantu mengatur metabolisme dan mengubah makanan menjadi energi. Ketika tiroid tidak menghasilkan hormon dalam jumlah yang cukup, tubuh mungkin gagal membakar kelebihan kalori, yang menyebabkan penambahan berat badan. Diet yang tepat dan olahraga teratur dapat membantu.

    Rambut rontok
    Tiroid membantu penyerapan nutrisi penting, seperti zat besi, kalsium, yang bertanggung jawab untuk pertumbuhan rambut. Konon, hiper atau hipotiroidisme parah, yang berarti ketidakseimbangan hormon kelenjar tiroid, dapat menyebabkan kerontokan rambut.

    Haid tidak teratur
    Bhavsar juga menyoroti dampak ketidakseimbangan tiroid pada siklus menstruasi wanita. Produksi hormon yang terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat menyebabkan menstruasi menjadi ringan, berat, atau tidak teratur. Masalah tiroid juga dapat menyebabkan menstruasi tertunda selama beberapa bulan, suatu kondisi yang dikenal sebagai amenore. Dalam skenario seperti itu, pasien harus mengunjungi dokter kandungan.

    Masalah kesuburan
    Ketika menderita ketidakseimbangan tiroid, tubuh kekurangan hormon tertentu yang penting untuk hamil. Jika memiliki tiroid yang kurang aktif, yang dikenal sebagai hipotiroidisme, kemungkinan akan lebih sulit untuk hamil. Tidak hanya berdampak pada ovulasi tetapi juga membuat janin sulit dilahirkan.

    Detak jantung tidak teratur
    Hormon tiroid membantu mengatur detak jantung juga. Bhavsar menekankan hal yang sama. "Tiroid membantu mengatur detak jantung juga," katanya.

    Apakah menderita hipo atau hipertiroidisme, detak jantung akan berfluktuasi secara tidak teratur, masing-masing terlalu rendah atau terlalu tinggi.

    Stres dan kecemasan
    Bhavsar mengatakan, "Ketidakseimbangan kadar tiroid dapat membuat stres, cemas, dan depresi dengan meningkatkan jumlah kortisol dalam tubuh." Karena hormon tiroid mempengaruhi tingkat energi, jumlah hormon yang rendah ini dapat menyebabkan perubahan suasana hati yang tiba-tiba, gugup, tidur terganggu, dan banyak lagi.

    Baca juga: Macam Hormon Penting bagi Tubuh


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.