Timbulkan Sakit Luar Biasa, Ini Penyebab Batu Ginjal dan Cara Pencegahannya

Ilustrasi minum air mineral. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta -Rasa sakit yang ditimbulkan dari batu ginjal memang tak terkirakan sehingga wajib tahu penyebab batu ginjal.

Bagaimana tidak, batu hasil dari urin yang mengkristal dapat menghambat aliran urin hingga berujung pada bengkaknya ginjal.

Apa Itu Batu Ginjal 

Batu ginjal merupakan endapan keras yang terbuat dari mineral dan garam yang terbentuk di dalam ginjal manusia. Batu ginjal dapat memengaruhi bagian mana pun dari saluran kemih Anda, mulai dari ginjal hingga kandung kemih.

Seringkali, batu terbentuk ketika urin menjadi pekat, sehingga memungkinkan mineral mengkristal dan saling menempel. 

Jenis-jenis

Sebelum mengetahui penyebab dan pencegahan batu ginjal, ada baiknya mengenali jenis-jenis batu ginjal terlebih dahulu. Sebagaimana dikutip dari mayoclinic.org, jenis batu ginjal antara lain:

  1. Batu kalsium

Kebanyakan batu ginjal adalah batu kalsium, biasanya berupa kalsium oksalat. Oksalat adalah zat yang dibuat setiap hari oleh hati Anda atau diserap dari makanan Anda. Buah-buahan dan sayuran tertentu, serta kacang-kacangan dan cokelat, memiliki kandungan oksalat yang tinggi. 

Faktor diet, vitamin D dosis tinggi, operasi bypass usus dan beberapa gangguan metabolisme dapat meningkatkan konsentrasi kalsium atau oksalat dalam urin.

  1. Batu struvit

Batu struvit terbentuk sebagai respons terhadap infeksi saluran kemih. Batu-batu ini dapat tumbuh dengan cepat dan menjadi cukup besar, terkadang dengan sedikit gejala atau sedikit peringatan.

  1. Batu asam urat

Batu asam urat dapat terbentuk pada orang yang kehilangan terlalu banyak cairan karena diare kronis atau malabsorpsi, mereka yang makan makanan tinggi protein, dan mereka yang menderita diabetes atau sindrom metabolik. Faktor genetik tertentu juga dapat meningkatkan risiko batu asam urat.

  1. Batu sistin

Batu-batu ini terbentuk pada orang dengan kelainan herediter yang disebut cystinuria yang menyebabkan ginjal mengeluarkan terlalu banyak asam amino tertentu. 

Penyebab Batu Ginjal

Banyak aspek yang dapat menyebabkan batu ginjal, mulai dari keturunan hingga gender. Menurut penelitian dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease (NIDDK), pria lebih sering mengalami batu ginjal dibanding wanita. 

Begitu pula halnya dengan faktor keturunan. Jika seseorang dalam keluarga Anda menderita batu ginjal, kemungkinan Anda juga akan terkena batu lebih besar. Jika Anda sudah memiliki satu atau lebih batu ginjal, Anda berisiko lebih tinggi terkena batu ginjal lainnya. 

Sebagaimana dikutip dari laman healthline, faktor resiko penyebab batu ginjal antara lain: 

  1. Dehidrasi

Kekurangan minum air (putih atau mineral) tiap harinya dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Orang yang tinggal di iklim hangat dan kering dan mereka yang banyak berkeringat mungkin berisiko lebih tinggi daripada yang lain.

  1. Kegemukan

Obesitas alias kegemukan juga menjadi faktor pendukung batu ginjal. Indeks massa tubuh atau Body Mass Index (BMI) yang tinggi, ukuran pinggang yang besar, dan penambahan berat badan telah dikaitkan dengan peningkatan risiko batu ginjal.

  1. Diet tertentu

Khususnya makan makanan yang tinggi protein, natrium (garam) dan gula dapat meningkatkan risiko beberapa jenis batu ginjal. Hal ini terutama berlaku dengan diet tinggi natrium. Terlalu banyak garam dalam makanan Anda meningkatkan jumlah kalsium yang harus disaring ginjal Anda dan secara signifikan meningkatkan risiko batu ginjal.

  1. Operasi bypass lambung,

Operasi bypass lambung, penyakit radang usus atau diare kronis dapat menyebabkan perubahan dalam proses pencernaan yang mempengaruhi penyerapan kalsium dan air, sehingga meningkatkan jumlah zat pembentuk batu dalam urin Anda.

  1. Konsumsi obat-obatan tertentu

minum obat seperti diuretik triamterene , obat anti kejang, dan antasida berbasis kalsium, vitamin C, suplemen makanan, antasida berbasis kalsium, hingga obat-obatan tertentu yang digunakan untuk mengobati migrain atau depresi, dapat meningkatkan risiko batu ginjal. 

Mencegah Batu Ginjal

Selalu merasa dehidrasi adalah tindakan pencegahan utama. Disarankan untuk minum cukup cairan, seperti banyak minum air mineral, setidaknya untuk mengeluarkan 2,5 liter urin setiap hari. Meningkatkan jumlah urin yang Anda keluarkan dapat membantu menyiram ginjal. 

Anda dapat mengganti air jahe, soda lemon-lime, dan jus buah untuk membantu Anda meningkatkan asupan cairan. Jika batu berhubungan dengan kadar sitrat yang rendah, jus sitrat dapat membantu mencegah pembentukan batu. 

Selain itu, konsumsi makanan kaya oksalat dalam jumlah sedang dan mengurangi asupan garam dan protein hewani juga dapat menurunkan risiko batu ginjal. 

Demikian beberapa langkah mencegah batu ginjal setelah mengetahui penyebab batu ginjal.

DANAR TRIVASYA FIKRI
Baca juga : 5 Kiat Mencegah Batu Ginjal

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung.






Punya Risiko Penyakit Diabetes? Hindari 5 Makanan Ini

2 hari lalu

Punya Risiko Penyakit Diabetes? Hindari 5 Makanan Ini

jika mempunyai risiko penyakit diabetes beberapa jenis makanan harus dihindari karena dapat meningkatkan insulin dan gula dalam darah. Apa saja?


Ketahui 4 Bahaya Konsumsi Junk Food, dari Obesitas sampai Gangguan Reproduksi

4 hari lalu

Ketahui 4 Bahaya Konsumsi Junk Food, dari Obesitas sampai Gangguan Reproduksi

Junk food memberikan dampak negatif bagi kesehatan tubuh. Berikut 4 bahaya konsumsi junk food berlebihan.


4 Dampak Anak Kecanduan Gadget

5 hari lalu

4 Dampak Anak Kecanduan Gadget

Anak kecanduan gadget dapat diidentifikasi jika anak gelisah atau menjadi rewel saat tidak memegang gadget, susah fokus, hingga terlihat ada masalah.


Pola Makan yang Dianjurkan buat Orang dengan Obesitas

6 hari lalu

Pola Makan yang Dianjurkan buat Orang dengan Obesitas

Banyak faktor penyebab obesitas. Bagi penderita obesitas, coba terapkan tips diet sehat berikut.


12 Ciri Orang dengan Risiko Asam Urat, Anda Termasuk?

6 hari lalu

12 Ciri Orang dengan Risiko Asam Urat, Anda Termasuk?

Meskipun termasuk dalam penyakit umum, tetapi tidak banyak orang yang mengetahui cara menangani asam urat. Ini 12 orang dengan risiko asam urat.


Berlebihan Minum Teh, Hati-Hati dengan 4 Efek Samping Berikut

15 hari lalu

Berlebihan Minum Teh, Hati-Hati dengan 4 Efek Samping Berikut

Minum teh punya banyak manfaat kesehatan, tapi harus waspada pula jika mengonsumsinya berlebih. Ini 4 efek sampingnya.


Tiga Macam Bedah Bariatrik untuk Atasi Obesitas, Cek Peruntukannya

16 hari lalu

Tiga Macam Bedah Bariatrik untuk Atasi Obesitas, Cek Peruntukannya

Bedah bariatrik hadir sebagai opsi lebih efektif untuk menangani kasus obesitas. Ada tiga tipe yang disesuaikan dengan berat badan pasien.


Emotional Bonding Kuatkan Ikatan dengan Orang Lain, Termasuk dengan Anak

18 hari lalu

Emotional Bonding Kuatkan Ikatan dengan Orang Lain, Termasuk dengan Anak

Emotional bonding merupakan ikatan kuat yang menyatukan satu dengan lain melalui perasaan yang kuat.


Sebab Orang Gemuk Lebih Rentan Terkena Diabetes

20 hari lalu

Sebab Orang Gemuk Lebih Rentan Terkena Diabetes

Pakar mengatakan mengontrol berat badan menjadi cara sederhana mencegah diabetes. Simak alasannya.


Marak Kasus Gagal Ginjal Akut Anak, Istilah Nefrologi Jadi Buah Bibir

25 hari lalu

Marak Kasus Gagal Ginjal Akut Anak, Istilah Nefrologi Jadi Buah Bibir

Maraknya kasus gangguan gagal ginjal akut pada anak belakangan ini membuat istilah nefrologi anak menjadi buah bibir. Apakah nefrologi ini?