Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

6 Jenis Buah yang Cocok Dikonsumsi saat Flu atau Influenza

image-gnews
Ilustrasi nanas (pixabay.com)
Ilustrasi nanas (pixabay.com)
Iklan

TEMPO.CO, JakartaFlu merupakan penyakit pernapasan yang sangat menular, yang disebabkan  infeksi virus influenza. Pada kasus parah, flu dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia, dan bahkan kematian.

Konsumsi Buah Saat Flu

Berikut beberapa jenis buah yang baik dimakan saat sedang flu atau influenza:

1. Ceri

Mengutip Health, ceri tinggi antioksidan dan vitamin C yang dapat membantu meringankan gejala flu. Selain itu, ceri mengandung melatonin alamiah yang mendukung kualitas tidur lebih baik. Pada gilirannya, tidur yang cukup bantu melawan virus dan bakteri penyebab flu. 

2. Kenari

Kenari bersifat anti-inflamasi dan menyediakan nutrisi pendukung sistem kekebalan tubuh. Ini termasuk vitamin E dan B6, tembaga, dan folat.

Pada tahun 2018, para peneliti menerbitkan sebuah artikel di jurnal Nutrients. Penelitian menyatakan bahwa kenari juga dapat mengurangi gejala depresi. Dalam kenari ditemukan komponen yang mendorong kemampuan berkonsentrasi dan meningkatkan energi.

Baca: Beragam Jenis Flu Kenali Flu Unta sampai Flu Tomat

3. Pisang

Pisang dapat jadi alternatif ketika kehilangan nafsu makan akibat flu. Menurut Academy of Nutrition and Dietetics, pisang meningkatkan gula darah dan memberikan energi.

Pisang juga menyediakan nutrisi penting yang mendukung sistem kekebalan tubuh. Nutrisi tersebut termasuk vitamin C dan B6, tembaga, dan folat. Selain itu, pisang kaya akan potasium dan elektrolit yang baik untuk tubuh.

4. Kiwi

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Melansir Eat First, kiwi kaya akan vitamin C dan E yang membantu melawan patogen pembawa penyakit. Kiwi juga mengandung potasium yang rendah kalori, sehingga bagus untuk menurunkan tekanan darah.

Diketahui, vitamin C dalam buah kiwi dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan jeruk. Membuatnya sangat bangus dalam meningkatkan kekebalan tubuh.

5. Apel

Apel menyediakan flavonoid yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes. Studi juga menemukan apel dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Apel juga penuh kalori, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Ini membuat tubuh tetap berenergi dan waspada secara alami.

6. Nanas

Nanas rendah kalori, padat nutrisi, kaya flavonoid dan asam fenolik. Ini membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti jantung, diabetes, dan kanker tertentu. Nanas juga mengandung anti-inflamasi yang cocok dikonsumsi saat sedang flu, pilek, dan demam.

DELFI ANA HARAHAP

Baca juga: 6 Cara Mudah Hindari Penularan Flu atau Influenza

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Hipotensi Ortostatik: Gejala, Penyebab, dan Alasan Rawan Bagi Lanjut Usia

18 jam lalu

Ilustrasi cek tekanan darah. shutterstock.com
Hipotensi Ortostatik: Gejala, Penyebab, dan Alasan Rawan Bagi Lanjut Usia

Hipotensi ortostatik adalah kondisi medis di mana tekanan darah seseorang turun secara signifikan saat mereka berdiri dari posisi duduk atau berbaring


Serba-Serbi Hipoglikemia yang Perlu Anda Ketahui

19 jam lalu

Ilustrasi wanita pusing/darah rendah. Shutterstock
Serba-Serbi Hipoglikemia yang Perlu Anda Ketahui

Dampak hipoglikemia atau gula darah terlalu rendah bisa sangat berbahaya hingga menyebabkan kematian. Kenali gejala hipoglikemia untuk menghindarinya.


Alasan Kita Perlu Makan Rumput Laut. Siapa Pula yang Tak Dianjurkan Mengonsumsinya?

1 hari lalu

Ilustrasi rumput laut. Unsplash.com/Andrew Buchanan
Alasan Kita Perlu Makan Rumput Laut. Siapa Pula yang Tak Dianjurkan Mengonsumsinya?

Rumput laut sangat bergizi dengan banyak manfaat bagi kesehatan, juga populer di berbagai hidangan Asia. Tapi batasi konsumsinya.


Memasuki Musim Pancaroba, Berikut Tips Jaga Kesehatan

2 hari lalu

Ilustrasi wanita flu sedang bekerja di kantor. shutterstock.com
Memasuki Musim Pancaroba, Berikut Tips Jaga Kesehatan

Kepala Stasiun Meteorologi, Sugeng, dalam paparannya menyampaikan bahwa bulan Juli 2024 telah memasuki musim pancaroba.


Penyebab dan Gejala Radang Tenggorokan, Kapan Harus Penanganan Medis?

2 hari lalu

Radang Tenggorokan/Canva
Penyebab dan Gejala Radang Tenggorokan, Kapan Harus Penanganan Medis?

Gejala radang tenggorokan biasanya meliputi rasa sakit atau gatal di tenggorokan, kesulitan menelan, hingga demam. Kapan harus ditangani serius?


Mengenali Perbedaan Jenis Batuk

2 hari lalu

Ilustrasi batuk pilek. Shutterstock
Mengenali Perbedaan Jenis Batuk

Batuk merupakan tindakan refleks yang menjaga tenggorokan dan saluran pernapasan


Bio Farma Gandeng Novo Nordisk Produksi Obat Diabetes

3 hari lalu

Bio Farma Gandeng Novo Nordisk Produksi Obat Diabetes

Bio Farma dan Novo Nordisk Indonesia menandatangani nota kesepahaman untuk bekerja sama dalam proses produksi obat diabetes di Tanah Air.


Kenali Gejala Diabetes yang Dapat Menjadi Gangguan Tidur

5 hari lalu

Ilustrasi tidur gelisah atau sulit tidur. Shutterstock
Kenali Gejala Diabetes yang Dapat Menjadi Gangguan Tidur

Diabetes memiliki keterkaitan dengan gangguan tidur. Apa saja itu? dan bagaimana gejalanya?


Macam Makanan yang Bisa Mencegah Asam Lambung Naik

6 hari lalu

Ilustrasi apel. Unsplash.com/Shelley Pauls
Macam Makanan yang Bisa Mencegah Asam Lambung Naik

Makanan kurang sehat bisa memicu asam lambung naik. Berikut pilihan buah dan makanan yang ramah bagi penderita asam lambung.


Anatomi Resiko Diabetes pada Tahap Awal Skizofrenia

6 hari lalu

Ilustrasi diabetes (pixabay.com)
Anatomi Resiko Diabetes pada Tahap Awal Skizofrenia

Penyakit diabetes beresiko lebih tinggi terhadap penderita skizofrenia.