Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kol Ungu dan Putih, Apa Perbedaan Kandungan Sayuran Ini?

Reporter

Editor

Bram Setiawan

image-gnews
Kol ungu. Pixabay.com/Congerdesign
Kol ungu. Pixabay.com/Congerdesign
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Jenis kol berlainan, ada yang berwarna ungu dan putih. Kol ungu mengandung antosianin yang memunculkan warnanya yang bermanfaat melindungi dari radikal bebas. Apa bedanya antara kol ungu dan putih?

Kol Ungu

Kol ungu sayuran ungu yang memiliki sumber vitamin C larut dalam air. Sistem kekebalan tubuh membutuhkan vitamin C agar bisa berfungsi dengan baik. Kol ungu matang mengandung sekitar 20 kalori. Itu sebabnya, kol ungu bisa untuk pilihan menu diet.

Konsumsi sayuran cruciferous seperti kol bermanfaat untuk saluran pencernaan, seperti mengurangi peradangan maag. Dikutip dari Healthline, dalam 89 gram kol ungu mentah terkandung nutrisi, yaitu:

Kalori: 28
Protein: 1 gram
Karbohidrat: 7 gram
Serat: 2 gram
Vitamin C: 56 persen dari nilai harian
Vitamin K: 28 persen persen dari nilai harian
Vitamin B6: 11persen dari nilai harian                                                                                        Vitamin A: persen dari nilai harian
Kalium: 5 persen dari nilai harian
Tiamin: 5 persen dari nilai harian
Riboflavin: 5 persen dari nilai harian

Kol putih

Dikutip dari Lowcarbcheck, kol putih atau kubis terdiri atas 1 persen protein, 4 persen karbohidrat, 3 persen serat, dan 90 persen air. Kubis putih memiliki 31 kalori per 100 gram, yakni 66 persen lebih rendah dibandingkan makanan lain dalam sayuran dan produk nabati.  Kol putih mengandung nutrisi, yaitu:

Kalori: 22

Lemak: 0,1 gram

Natrium: 16 miligram

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Karbohidrat: 5,2 gram

Serat: 2,2 gram

Gula: 2,9 gram

Protein: 1,1 gram

Kalium: 151 miligram

Folat: 38,3 mikrogram

Vitamin K: 67,6 mikrogram

Vitamin C: 32,6 miligram

Pilihan Editor: Deretan Makanan yang Mengandung Flavonoid, Kol Ungu hingga Cokelat Hitam

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mengapa Buah Kesemek Memiliki Bedak? Ini Penjelasannya

1 hari lalu

Seorang warga menjemur buah kesemek dengan tampah di atap rumahnya di Anxi, Fujian, selatan Cina, 13 Desember 2016. REUTERS
Mengapa Buah Kesemek Memiliki Bedak? Ini Penjelasannya

Ada dua jenis buah Kesemek yang umum dikonsumsi, yaitu kesemek yang bisa langsung dimakan saat matang dan kesemek yang harus melalui proses pengolahan


Kandungan Nutrisi dan Manfaat Buah Kesemek, Si Bulat Genit Berbedak

1 hari lalu

Warga Desa Samiran menjual tledung atau buah kesemek, oleh-oleh khas kawasan wisata Kecamatan Selo, Boyolali. Tledung adalah buah endemik di lereng Gunung Merapi dan Merbabu wilayah Kecamatan Selo yang hanya berbuah setahun sekali. TEMPO | Dinda Leo Listy
Kandungan Nutrisi dan Manfaat Buah Kesemek, Si Bulat Genit Berbedak

Buah kesemek merupakan buah yang banyak ditemui di Indonesia. Kandungan nutrisi utamanya mencakup serat, vitamin A, vitamin C, dan antioksidan.


Deretan 5 Tips Menanam Sayuran pada Musim Kemarau

5 hari lalu

Ilustrasi berkebun. Freepik.com/Senivpetro
Deretan 5 Tips Menanam Sayuran pada Musim Kemarau

Sayuran bisa tumbuh dengan baik pada musim kemarau, asalkan dirawat dengan baik menggunakan tips berikut ini.


Mengenal 7 Sayuran yang Cocok Ditanam Saat Musim Kemarau

6 hari lalu

Ilustrasi sayuran. Unsplash.com/Inigo De la Maza
Mengenal 7 Sayuran yang Cocok Ditanam Saat Musim Kemarau

Di cuaca panas musim kemarau, ternyata 7 sayuran ini bisa tumbuh dengan baik.


Alasan Kita Perlu Makan Rumput Laut. Siapa Pula yang Tak Dianjurkan Mengonsumsinya?

8 hari lalu

Ilustrasi rumput laut. Unsplash.com/Andrew Buchanan
Alasan Kita Perlu Makan Rumput Laut. Siapa Pula yang Tak Dianjurkan Mengonsumsinya?

Rumput laut sangat bergizi dengan banyak manfaat bagi kesehatan, juga populer di berbagai hidangan Asia. Tapi batasi konsumsinya.


Lebih Kaya Vitamin C Dibanding Jeruk, Berikut 6 Manfaat Jambu Merah Bagi Kesehatan

16 hari lalu

ACC olahan Jambu biji getas merah yang dikembangkan Mahasiswa UGM. Doc ugm.ac.id KOMUNIKA ONLINE
Lebih Kaya Vitamin C Dibanding Jeruk, Berikut 6 Manfaat Jambu Merah Bagi Kesehatan

Jambu merah tak hanya mengandung lebih banyak vitamin C dibandingkan jeruk, tetapi juga diperkaya dengan antioksidan lainnya.


Tips dan Rekomendasi Membuat Aneka MPASI Ekslusif Untuk Bayi

24 hari lalu

 Ilustrasi bayi makan MPASI (pixabay.com)
Tips dan Rekomendasi Membuat Aneka MPASI Ekslusif Untuk Bayi

Berikut cara mengolah MPASI untuk anak supaya tak bosan dan juga menyehatkan


Trik Menyimpan Selada agar Segar Lebih Lama, Bisa Tahan 6 Bulan

25 hari lalu

Daun Selada. TEMPO/Subekti
Trik Menyimpan Selada agar Segar Lebih Lama, Bisa Tahan 6 Bulan

Selada termasuk sayuran daun yang cepat layu. Untungnya, ada trik menyimpan selada agar segar lebih lama. Simak caranya.


Inilah 5 Jenis Makanan dan Minuman yang Disarankan Tidak Dikonsumsi Bersamaan dengan Daging

29 hari lalu

Ilustrasi daging sapi. Foto: Unsplash/PK
Inilah 5 Jenis Makanan dan Minuman yang Disarankan Tidak Dikonsumsi Bersamaan dengan Daging

Berikut beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan daging.


Apakah Normal BAB setelah Makan? Berikut Penjelasannya

32 hari lalu

Ilustrasi wanita di toilet. Shutterstock
Apakah Normal BAB setelah Makan? Berikut Penjelasannya

Orang mengalami rasa ingin buang air besar (BAB) ketika selesai makan adalah sebuah hal yang normal.