Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Studi Baru Sebut Kesepian Bisa Menimbulkan Penyakit Jantung, Penjelasannya?

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

image-gnews
Ilustrasi wanita kesepian. shutterstock.com
Ilustrasi wanita kesepian. shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Amerika Serikat kini menghadapi tingkat kesepian yang belum pernah terjadi sebelumnya di dekade lalu..

Dalam jajak pendapat terbaru yang dilakukan oleh American Psychiatric Association, ditemukan bahwa 30 persen orang dewasa melaporkan perasaan kesepian setidaknya sekali seminggu selama setahun terakhir, dan 10 persen mengatakan mereka merasa kesepian setiap hari.

Dikutip dari Psychology Today, kesepian dan isolasi sosial tidak hanya berdampak pada kesejahteraan mental seseorang, tetapi juga memiliki implikasi serius terhadap kesehatan fisik, terutama penyakit jantung. Bukti yang semakin kuat menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara isolasi sosial, kesepian, dan penyakit kardiovaskular.

Tinjauan sistematis terbaru yang dipublikasikan di Nature Scientific Reports memperkuat bukti ini. Penelitian ini dilakukan oleh tim peneliti kesehatan masyarakat dari Arab Saudi yang menggabungkan data dari enam penelitian melibatkan hampir 105.000 peserta ke dalam meta-analisis. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa memiliki hubungan sosial yang buruk, termasuk interaksi rutin dengan anggota keluarga, teman, tetangga, dan rekan kerja dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular sebesar 16 persen. Selain itu, analisis tersebut juga menemukan bahwa orang lanjut usia dan pensiunan lebih rentan mengalami isolasi sosial, yang pada gilirannya meningkatkan risiko mereka terkena penyakit jantung.

Dilansir dari Mayo Clinic, penyakit jantung ini dapat menyebabkan komplikasi, termasuk:

- Gagal jantung: Terjadi ketika jantung tidak bisa memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

- Serangan jantung: Terjadi jika ada gumpalan darah yang tersangkut di pembuluh darah yang menuju ke jantung.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

- Stroke: Faktor risiko yang menyebabkan penyakit jantung juga bisa menyebabkan stroke iskemik, yaitu ketika arteri ke otak menyempit atau tersumbat sehingga aliran darah ke otak berkurang. Stroke adalah kondisi darurat medis karena jaringan otak mulai mati dalam beberapa menit.

- Aneurisma: Adalah tonjolan di dinding arteri. Jika aneurisma pecah, bisa menyebabkan pendarahan internal yang mengancam nyawa.

- Penyakit arteri perifer: Terjadi ketika lengan atau kaki, biasanya kaki, tidak mendapatkan cukup darah, menyebabkan gejala seperti nyeri kaki saat berjalan (klaudikasio).

- Henti jantung mendadak: Kehilangan fungsi jantung, pernapasan, dan kesadaran secara tiba-tiba, biasanya disebabkan oleh masalah pada sistem listrik jantung. Ini adalah keadaan darurat medis yang jika tidak segera ditangani, dapat menyebabkan kematian mendadak.

Selain itu, kesepian juga berkontribusi terhadap berbagai masalah kesehatan lainnya. Di kalangan lansia, kesepian tidak hanya meningkatkan risiko terkena demensia, tetapi juga memperlambat kecepatan berjalan dan mengganggu kemampuan mereka untuk merawat diri sendiri. Lebih jauh lagi, kesepian juga dikaitkan dengan kematian lebih awal.

Di kalangan remaja dan dewasa muda, kesepian dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya sakit kepala, sakit perut, gangguan tidur, dan penggunaan internet kompulsif. Ahli saraf juga menemukan bahwa perasaan kesepian dapat mengubah struktur dan fungsi otak di area yang berhubungan dengan kognisi, respons stres, dan emosi. Studi pencitraan otak juga mengindikasikan bahwa kesepian berhubungan dengan penanda biologis penyakit Alzheimer.

Pilihan editor: Faktor yang Mempercepat Penuaan Otak: Kesepian Sampai Kurang Pendidikan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Menyelami Tangier, Ketika Tubuh Kekurangan HDL yang Bisa Naikkan Risiko Penyakit Jantung

1 hari lalu

Saat ini, tren penyakit jantung pada anak muda terus meningkat.
Menyelami Tangier, Ketika Tubuh Kekurangan HDL yang Bisa Naikkan Risiko Penyakit Jantung

Hanya ada kurang lebih 100 kasus penyakit Tangier. yang bisa berujung penyakit jantung, teridentifikasi di seluruh dunia sehingga membuatnya langka.


Pakar Ungkap Penyebab Stres Bisa Berujung Kematian, Terutama pada Penderita Penyakit Jantung

2 hari lalu

Ilustrasi Pria Stres (pixabay.com)
Pakar Ungkap Penyebab Stres Bisa Berujung Kematian, Terutama pada Penderita Penyakit Jantung

Pakar asal Swiss menyebut stres bisa membuat pembuluh darah kaku dan darah lebih kental berdasarkan riset yang telah ia lakukan sejak tahun 2000.


Pakar Ungkap Faktor Risiko Bayi Lahir dengan Penyakit Jantung Bawaan

3 hari lalu

Anastasia Solodkova, perawat anestesi melakukan operasi pada bayi yang baru 20 hari dengan penyakit jantung bawaan di Federal Pusat Bedah Kardiovaskular di Siberia Krasnoyarsk, Rusia, 28 September 2016. REUTERS/Ilya Naymushin
Pakar Ungkap Faktor Risiko Bayi Lahir dengan Penyakit Jantung Bawaan

Sejumlah faktor risiko jadi penyebab bayi lahir dengan penyakit jantung bawaan, termasuk faktor genetik dan penggunaan obat-obatan.


Diam-diam Mematikan, Inilah 8 Penyakit Silent Killer

3 hari lalu

Ilustrasi Serangan Jantung. thestar.com.my
Diam-diam Mematikan, Inilah 8 Penyakit Silent Killer

Penyakit silent killer adalah ancaman serius bagi kesehatan karena berkembang tanpa gejala yang jelas dan dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa.


Inilah Risiko Kesehatan Jangka Panjang jika Tubuh Mengonsumsi Garam Berlebihan

5 hari lalu

Ilustrasi menaburkan garam. shutterstock.com
Inilah Risiko Kesehatan Jangka Panjang jika Tubuh Mengonsumsi Garam Berlebihan

Berikut bahaya kesehatan jangka panjang dari kandungan garam yang berlebihan dalam tubuh.


Inilah Dampak Positif dan Negatif Olahraga Malam bagi Kesehatan Jantung

9 hari lalu

Ilustrasi perempuan olahraga di gym. Foto: Freepik.com/Jcomp
Inilah Dampak Positif dan Negatif Olahraga Malam bagi Kesehatan Jantung

Olahraga malam memiliki dampak positif dan negatif bagi jantung.


Olahraga Pagi vs Malam, Mana yang Lebih Sehat bagi Penderita Penyakit Jantung?

9 hari lalu

Ilustrasi wanita lelah usai berolahraga. Freepik.com/Drazen Zigic
Olahraga Pagi vs Malam, Mana yang Lebih Sehat bagi Penderita Penyakit Jantung?

Jika Anda ingin meningkatkan kesehatan jantung, waktu terbaik untuk olahraga adalah antara pukul 8 pagi hingga 11 pagi.


Pria Menikah Juga Bisa Kesepian, Berikut Tandanya

11 hari lalu

Ilustrasi pasangan bermasalah. Shutterstock.com
Pria Menikah Juga Bisa Kesepian, Berikut Tandanya

Pernikahan tak bisa begitu saja melepaskan orang dari kesepian. Berikut beberapa tanda laki-laki yang kesepian meski sudah menikah.


2 Masalah di Tangan yang Mengindikasikan Masalah Jantung

13 hari lalu

Ilustrasi wanita memegang pergelangan tangan. Freepik.com
2 Masalah di Tangan yang Mengindikasikan Masalah Jantung

Di antara beberapa gejala masalah jantung yang perlu diperhatikan adalah pembengkakan jari dan tangan. Berikut penjelasannya.


7 Manfaat Tak Terduga Berlibur Bersama Anak saat Libur Sekolah

17 hari lalu

Atraksi badut di Stasiun Tugu Yogyakarta saat masa libur sekolah. Dok. Istimewa
7 Manfaat Tak Terduga Berlibur Bersama Anak saat Libur Sekolah

Berlibur bersama anak saat libur sekolah punya sejumlah manfaat kesehatan.