Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pengganti Kantong Plastik, Berikut 5 Keunggulan Besek Bambu sebagai Wadah Daging Kurban

image-gnews
Petugas mengemas daging hewan kurban ke dalam besek bambu saat pemotongan hewan kurban di Jakarta, Senin 17 Juni 2024. Pengemasan daging kurban dengan menggunakan besek bambu yang ramah lingkungan tersebut sebagai langkah dalam mengurangi penggunaan kantong plastik saat Hari Raya Idul Adha sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh pemerintah. ANTARA FOTO/Reno Esnir
Petugas mengemas daging hewan kurban ke dalam besek bambu saat pemotongan hewan kurban di Jakarta, Senin 17 Juni 2024. Pengemasan daging kurban dengan menggunakan besek bambu yang ramah lingkungan tersebut sebagai langkah dalam mengurangi penggunaan kantong plastik saat Hari Raya Idul Adha sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh pemerintah. ANTARA FOTO/Reno Esnir
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pembagian daging kurban kerap menjadi kegiatan yang menimbulkan sampah plastik karena penggunaan kantong plastik. Memang, beberapa tahun belakangan, sejumlah komunitas mulai menghindari pengemasan daging kurban dengan kantong plastik. 

Mereka beralih ke berbagai bahan lain yang lebih ramah lingkungan. Nyatanya, bahan-bahan itu tidak sulit juga ditemukan karena memang sesungguhnya sudah lama menjadi kearifan lokal Indonesia, diantaranya adalah besek bambu.

Dilansir dari greeneration.org, sebagai negara pengekspor bambu terbesar ketiga di dunia, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri bambu yang berkelanjutan. Di Indonesia, terdapat 176 spesies bambu dari total 1620 spesies yang ada di dunia. Tanaman ini umumnya tumbuh secara liar, dan hanya 25.000 hektar dari satu juta hektar yang dikelola sebagai hutan atau kebun bambu.

Keunggulan besek bambu sebagai pembungkus daging kurban

Menghambat pertumbuhan bakteri

Dilansir dari titipku.com, menggunakan besek bambu untuk mendistribusikan daging kurban memiliki manfaat penting dalam menghambat pertumbuhan bakteri pada daging. Daging yang dibungkus dengan plastik cenderung memicu pertumbuhan bakteri lebih cepat, terutama bakteri anaerob yang berkembang biak dalam kondisi kurang oksigen. 

Sebaliknya, besek bambu memiliki celah-celah yang memungkinkan sirkulasi udara, sehingga mengurangi kemungkinan pertumbuhan bakteri. Sirkulasi udara yang baik ini membantu menjaga kesegaran daging lebih lama dan membuatnya lebih aman untuk dikonsumsi.

Lebih ramah lingkungan

Besek bambu juga merupakan pilihan yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan plastik. Selain aman digunakan untuk membungkus makanan, besek bambu tidak berbahaya bagi lingkungan jika dibuang setelah digunakan. 

Bahan ini eco-friendly karena dapat terurai secara alami oleh mikroorganisme, mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Dengan menggunakan besek bambu, dapat berkontribusi dalam mengurangi limbah plastik yang sulit terurai dan sering mencemari lingkungan.

Mendukung keberlanjutan industri bambu

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menggunakan besek bambu sebagai wadah daging kurban mendukung industri bambu yang berkelanjutan. Bambu adalah sumber daya alam yang cepat tumbuh dan mudah diperbaharui, sehingga pemanfaatannya tidak menyebabkan kerusakan lingkungan yang signifikan. 

Dengan memilih besek bambu, dapat turut mendukung ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan para pengrajin bambu. Ini juga mendorong pemanfaatan sumber daya alam yang terbarukan, mengurangi ketergantungan pada bahan yang tidak ramah lingkungan seperti plastik.

Tahan lama

Dikutip dari bisnismuda.id, besek bambu memiliki kekuatan dan daya tahan yang cukup baik untuk digunakan sebagai wadah pengangkutan. Meskipun terbuat dari bahan alami, besek bambu cukup kuat untuk menahan berat daging kurban dan memastikan isinya tetap aman selama proses distribusi. 

Selain itu, besek bambu tahan terhadap kelembaban, sehingga dapat menjaga daging tetap segar lebih lama. Ini menjadikannya pilihan yang praktis dan andal untuk mengemas dan mendistribusikan daging kurban, memastikan bahwa daging sampai ke tujuan dalam kondisi baik.

Tradisional dan Estetik

Besek bambu memiliki nilai estetis yang tinggi dan mencerminkan kearifan lokal serta budaya tradisional Indonesia. Menggunakan besek bambu dalam distribusi daging kurban memberikan sentuhan khas dan unik, yang tidak hanya fungsional tetapi juga memiliki nilai budaya. 

Hal tersebut bisa meningkatkan apresiasi terhadap produk-produk lokal dan tradisional, serta memperkuat identitas budaya Indonesia. Besek bambu juga dapat menambah kesan alami dan tradisional yang sering kali dihargai dalam konteks acara-acara keagamaan dan budaya.

Pilihan editor: 6 Keunggulan daun Pisang Sebagai Pembungkus Daging Kurban

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


5 Olahan Daging Kambing Nusantara yang Bisa Dicoba dan Awet Disimpan

20 hari lalu

Dendeng Kambing. Shutterstock
5 Olahan Daging Kambing Nusantara yang Bisa Dicoba dan Awet Disimpan

Simak 5 jenis olahan daging kambing khas Indonesia yang dapat Anda coba dan dapat disimpan dengan baik:


Memanfaatkan Daging Kurban Sapi: Resep Corned Beef yang Lezat

20 hari lalu

Petugas mengemas daging hewan kurban ke dalam besek bambu saat pemotongan hewan kurban di Jakarta, Senin 17 Juni 2024. Pengemasan daging kurban dengan menggunakan besek bambu yang ramah lingkungan tersebut sebagai langkah dalam mengurangi penggunaan kantong plastik saat Hari Raya Idul Adha sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh pemerintah. ANTARA FOTO/Reno Esnir
Memanfaatkan Daging Kurban Sapi: Resep Corned Beef yang Lezat

Corned beef adalah hidangan daging sapi yang diawetkan dengan garam dan rempah-rempah, yang dapat disimpan ebih lama. Ini resep dari daging kurban.


Was-was Kolesterol Tinggi Usai Lebaran Haji, Kenali Tanda-tandanya Tanpa Harus ke Dokter

22 hari lalu

Ilustrasi menu jeroan sapi. Cookpad/Khairunissya
Was-was Kolesterol Tinggi Usai Lebaran Haji, Kenali Tanda-tandanya Tanpa Harus ke Dokter

Kolesterol tinggi dapat dikenali dengan sering merasa mengantuk, kurnag nafsu makan, sering kram di malam hari, dan nyeri dada.


Musim Daging Kurban Berlalu, Perlukah Cek Tekanan Darah?

22 hari lalu

Ilustrasi cek tekanan darah. shutterstock.com
Musim Daging Kurban Berlalu, Perlukah Cek Tekanan Darah?

Konsumsi daging kurban atau merah yang berlebihan bisa berdampak terutama bagi mereka yang sudah memiliki riwayat penyakit jantung atau hipertensi.


Masih Punya Simpanan Daging Kurban? Resep Sate Maranggi Berbahan Baku Daging Sapi

23 hari lalu

Sate Maranggi. shutterstock.com
Masih Punya Simpanan Daging Kurban? Resep Sate Maranggi Berbahan Baku Daging Sapi

Bumbu marinasi Sate Maranggi terdiri dari bawang merah, bawang putih, ketumbar, jahe, garam, dan gula merah.


Kemendag Bagikan Daging Kurban dari 70 Sapi dan 104 Kambing, Zulhas: Mengalahkan Masjid Istiqlal

24 hari lalu

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyerahkan daging kurban kepada pekerja di Kemendag, Jakarta, Rabu 19 Juni 2024. Kemendag membagikan 2.500 paket daging kurban dari 70 ekor sapi dan 104 ekor kambing sumbangan yang dikumpulkan DKM Masjid Kemendag untuk disalurkan kepada masyarakat dan pekerja di wilayah Kantor Kementerian Perdagangan. TEMPO/Tony Hartawan
Kemendag Bagikan Daging Kurban dari 70 Sapi dan 104 Kambing, Zulhas: Mengalahkan Masjid Istiqlal

Kementerian Perdagangan bagikan daging kurban dari 70 ekor sapi dan 104 kambing kepada pegawainya. "Mengalahkan Masjid Istiqlal," kata Zulkifli Hasan.


Jasa Marga Group Salurkan 221 Ekor Hewan Kurban

24 hari lalu

PT Jasa Marga berbagi kebahagiaan dengan menyalurkan daging hewan kurban kepada masyarakat sekitar di lingkungan Jasa Marga Group.
Jasa Marga Group Salurkan 221 Ekor Hewan Kurban

Hewan kurban ini diberikan kepada masyarakat di sekitar lingkungan Jasa Marga Group seperti di kantor pusat, lingkungan regional, service provider dan anak perusahaan jasa marga.


Inilah Ciri-ciri Daging Tidak Layak Dikonsumsi

24 hari lalu

Ilustrasi daging sapi. Foto: Unsplash/PK
Inilah Ciri-ciri Daging Tidak Layak Dikonsumsi

Berikut cara mengetahui apakah daging masih layak dikonsumsi atau tidak.


Tips Ahli Gizi Kelola Daging Kurban, Masak Hingga Matang Sebelum Konsumsi

25 hari lalu

Petugas memotong daging kurban yang telah disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa, 18 Juni 2024. Masjid Istiqlal pada Idul Adha 1445 H kali ini menyembelih 60 ekor sapi dan 12 ekor kambing yang dagingnya akan disalurkan ke 25 ribu jiwa. Diantara sapi tersebut terdapat sapi milik Presiden Jokowi, Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Prabowo Subianto dan juga Gibran Rakabuming Raka serta Megawati Soekarnoputri. TEMPO/M Taufan Rengganis
Tips Ahli Gizi Kelola Daging Kurban, Masak Hingga Matang Sebelum Konsumsi

Ahli gizi beri tips cara makan daging kurban yang tepat, dari mulai cara masak hingga porsi makan


5 Jenis Masakan Sate Kambing atau Sapi di Indonesia dan Ciri Khasnya

25 hari lalu

Sate maranggi yang biasanya berisi empat irisan daging dan lemak. TEMPO/ANWAR SISWADI
5 Jenis Masakan Sate Kambing atau Sapi di Indonesia dan Ciri Khasnya

Masakan sate, entah sate kambing atau sapi adalah salah satu warisan kuliner Indonesia yang telah dikenal luas baik di dalam negeri maupun mancanegara